Please Bantu Saya, Like This !!!

×

Powered By Blogger Widget and Get This Widget

Thursday, 5 November 2015

STATEMENT CONTROL DAN LOOPING



MODUL II
STATEMENT CONTROL DAN LOOPING

2.1.  TUJUAN PRAKTIKUM
1.      Mahasiswa bisa membuat program yang memerlukan perulangan.
2.      Mahasiswa bisa memilih/menentukan statement looping yang paling sesuai dengan permasalahan yang harus dipecahkan.
3.      Mahasiswa bisa menentukan statement control yang tepat untuk program yang dibuat.

2.2.  DASAR TEORI
2.2.1  Satement Control
Statement control merupakan sebuah statement yang terdiri dari kondisi – kondisi yang di mana jika kondisi tersebut terpenuhi, program akan melakukan sesuatu instruksi tertentu. Jadi dapat dikatakan statement control merupakan petunjuk arah bagi suatu urutan suatu program.
Dalam bahasa C++ terdapat beberapa jenis statement control sebagai berikut:
a.    Pola If
Pola ini merupakan bentuk pola yang paling sederhana karena pemilihan yang dilakukan hanya satu saja. Jika kondisi benar, maka perintah akan dikerjakan. Jadi, pemeriksaan kondisi akan berakhir jika ternyata kondisi yang diperiksa salah. Pada kasus – kasus tertenru pola ini sangat berguna.
Syntax:
if(<kondisi>)<statement_jika_benar>;
b.   Pola If Else
Pada bentuk if else, pemeriksaan kondisi akan dilakukan seperti dalam perintah if sebelumnya. Jika kondisi benar, maka perintah akan dijalankan. Namun bentuk ini juga memberi alternatif lain, yaitu jika kondisi salah, maka bagian else akan dikerjakan. Jadi bentuk ini pasti akan mengerjakan salah satu bagian dari perintah if atau else, baru kemudian dilanjutkan ke baris perintah berikutnya.
Syntax:
if(<kondisi>)<statement_jika_benar>;
else<statement_jika_salah>;
c.    Pola If Bersarang
Perintah if di dalam if biasa juga disebut nested – if atau if bersarang. Perintah ini memiliki bentuk umum sebagai berikut:
if(<kondisi>){
  if(<kondisi>)
     <statement_1>;
  else
     <statement_2>;}
else<statement_lain>;
Perintah nested – if juga mempunyai bentuk umum yang majemuk yang sering disebut if bertingkat. Bentuk umumnya adalah sebagai berikut:
if(<kondisi 1>){
   <statement_benar_1>;
   <statement_benar_2>;
   <statement_benar_3>;
   .
   .
   .
   <statement_benar_n>;}
else if(<kondisi 2>){
   <statement_benar_1>;
   <statement_benar_2>;
   <statement_benar_3>;
   .
   .
   .
   <statement_benar_n>;}
else{
   <statement_salah_1>;
   <statement_salah_2>;
   <statement_salah_3>;
   .
   .
   .         <statement_salah_n>;}
Bentuk umum di atas berarti jika kondisi 1 benar, maka statement benar yang ada pada kondisi 1 akan dikerjakan. Apabila kondisi 1 salah, maka program akan memeriksa kondisi 2. Jika kondisi 2 benar, maka statement benar yang ada pada kondisi 2 yang akan dikerjakan. Apabila kondisi 2 salah, maka akan dikerjakan statement salah.
d.   Pola Switch
Perintah ini digunakan sebagai alternatif pengganti dari syntax if else secara sederhana di mana alternatif pilihan bisa lebih dari satu. Namun switch tidak bisa digunakan untuk pilihan yang mengandung kondisi tertentu. Dengan perintah ini program percabangan akan semakin mudah dibuat dan dipelajari.
Syntax umum:
switch(<variabel>){
      case <konstanta_1>:     <statement_1>;
                                                break;
   case <konstanta_2>:  <statement_2>;
                        break;
   default                    :  <statement_default>;
   }
        Karakteristik perintah switch:
1.   Perintah switch akan menyeleksi kondisi yang diberikan dan kemudian  membandingkan hasilnya dengan konstanta – konstanta yang ada di case.
2.   Pembandingan akan dimulai dari konstanta 1 sampai konstanta terakhir.
3.   Jika hasil dari kondisi sama dengan nilai konstanta tertentu, misalnya konstanta 1, maka statement 1 akan dijalankan sampai ditemukan break.
4.   Pernyataan break akan membawa proses keluar dari perintah switch. Jika hasil dari kondisi tidak ada yang sama dengan konstanta – konstanta yang diberikan, maka pernyataan pada default akan dijalankan.[2]
2.2.2 Satement Looping
Statement looping atau pengulangan di mana suatu instruksi dapat dilaksanakan secara terus – menerus tergantung jumlah pengulangan atau batas pengulangan yang telah ditentukan.
a.        Struktur For
Jenis loop dalam bahasa C++ adalah loop for. For sangat ideal untuk situasi yang memerlukan penghitung karena ekspresinya sudah built-in (menjadi satu) dengan memperbarui variabel.
            Berikut syntax programnya:
for(inisialisasi_awal; syarat_perulangan; kondisi)
statement;
b.      Struktur While
Bentuk perulangan while dikendalikan  oleh syarat tertentu. Pernyataan (statement) dalam while akan dilaksanakan berulangkali selama syarat bernilai benar. Jika syarat bernilai salah pengulangan tidak akan dilakukan, yang berarti perulangan selesai.
           
Berikut syntax programnya:
inisialisasi_awal;
      while(syarat_perulangan){
      statement;
}
c.       Struktur Do While
Bentuk perulangan do while dikendalikan oleh syarat tertentu. Pernyataan (statement) dalam do while akan dilakukan berulangkali selama syarat bernilai benar. Perbedaan  dengan while yaitu, pada do while statement perulangannya dilakukan terlebih dahulu baru dicek kondisinya. Akibat dari hal ini adalah dalam do while minimal terdapat sekali perulangan.[1]
Berikut syntax programnya:
inisialisasi_awal;
      do{
      statement;
      }while(syarat_perulangan);














2.3.  PERMASALAHAN
1.      Buatlah program untuk menentukan kelipatan  3 dan 4, 3 atau 4, atau tidak keduanya!
2.      Buatlah program untuk menampilkan bilangan berikut:
1 4 7 10 5 0 -5
3.      Buatlah program untuk menghitung usia berdasarkan tanggal lahir dan tanggal sekarang!

























2.4.  HASIL PERCOBAAN
PEMBAHASAN
1.    Berikut algoritma, pseudocode, flowchart, beserta source code dari permasalahan nomor 1:
a.    Algoritma
1.         Masukan nilai yang diinginkan.
2.         Jika nilai habis dibagi 3 dan habis dibagi 4, maka akan menampilkan nilai tersebut kelipatan 3 dan 4.
3.         Jika nilai habis dibagi 3, maka akan menampilkan nilai tersebut kelipatan 3.
4.         Jika nilai habis dibagi 4, maka akan menampilkan nilai tersebut kelipatan 4.
5.         Selain itu akan menampilkan nilai bukan kelipatan 3 atau 4.
6.         Jika anda ingin mengulang, input ‘y’ kemudian lakukan langkah 2.
b.    Pseudocode
Step 1: Start
Step2: Input bilangan is integer
Step 3: If bilangan mod 3←0 and bilangan mod 4←0 THEN
    Print bilangan merupakan kelipatan 3 dan 4
    End if
Step 4: If bilangan mod 3←0 THEN
    Print bilangan merupakan kelipatan 3
    End if
Step 5: If bilangan mod 4←0 THEN
     Print bilangan merupakan kelipatan 4
     End if
Step 7: Else
       Print bilangan bukan kelipatan 3 dan 4
Step 8: Back to step 2
Step 9: End


c.    Flowchart
Gambar 2.1 Flowchart permasalahan 1
d.   Source code
#include <iostream>
#include <stdlib>
#include <conio>
void main(){
int a;
char keputusan;
do{
clrscr();
cout<<"Masukkan nilai: ";
cin>>a;

if(a%3==0 && a%4==0){
     cout<<"Biliangan tersebut kelipatan 3 dan 4"<<endl;
   }
else if(a%3==0){
     cout<<"Bilangan tersebut kelipatan 3"<<endl;}
else if(a%4==0){
     cout<<"Bilangan tersebut kelipatan 4"<<endl;}
else{
     cout<<"Bilangan tersebut bukan kelipatan 3 dan 4"<<endl;}

   cout<<"Apakah anda ingin mengulang (y/n)?";
   cin>>keputusan;

     }while(keputusan=='y');

system("pause");
}

Screenshot (8)
Gambar 2.2 Tampilan program permasalahan 1
2.    Berikut algoritma, pseudocode, flowchart, beserta source code dari permasalahan nomor 2:
a.    Algoritma
1.      Masukkan variabel a, i dengan a dan i diberi nilai 1.
2.      Cetak nilai a.
3.      Lakukan perulangan dari variabel i sebanyak 7 kali.
4.      Jika nilai i lebih kecil dari 4, hitung nilai a dengan rumus:
a=a+3.
5.      Cetak nilai a.
6.      Jika nilai i lebih besar atau sama dengan 4 hingga i lebih kecil dari 7, hitung nilai a dengan rumus:
a=a-5.
7.      Cetak nilai a.
b.    Pseudocode
Step 1: Start
Step 2: Input a←1, i←1 are integer
Step 3: Print a
Step 3: For i←1; i less than or equal to 7; i++ DO
Step 4: If i less than 4 THEN
            a←a+3
    End if
Step 5: Print a
Step 6: If i more than 4 and i less than 7 THEN
            a←a-5
    End if
Step 8: Print a
Step 9: End
c.    Flowchart
Gambar 2.3 Flowchart permasalahan 2
d.   Source code
#include <iostream>
#include <stdlib>

void main(){
      int a,i;
   a=1;
   cout<<" "<<a;
   for(i=1;i<=7;i++){
      cout<<" ";

      if(i<4){
            a+=3;
         cout<<" "<<a;
      }

      if(i>=4 && i<7){
            a-=5;
         cout<<" "<<a;
      }
   }
   cout<<endl;
   system("pause");
}

Gambar 2.4 Tampilan program permasalahan 2
3.    Berikut algoritma, pseudocode, flowchart, beserta source code dari permasalahan nomor 3:
a.    Algoritma  
1.    Mendeklarasikan variabel h1, b1, t1, h2, b2, t2, hari, bulan, dan tahun.
2.    Masukkan nilai dari variabel h1, b1, t1.
3.    Masukkan nilai dari variabel h2, b2, t2.
4.    Jika h2 lebih kecil dari h1
b2=b2-1
h2=h2+30.
5.    Jika b2 lebih kecil dari b1
t2=t2-1
b2=b2+12.
6.    Hitung umur dengan rumus:
hari = h2-h1
bulan = b2-b1
tahun = t2-t1.
7.    Cetak nilai hari, bulan, dan tahun.
8.    Jika anda ingin mengulang, input ‘y’ kemudian lakukan langkah 3.
b.    Pseudocode
Step 1: Start
Step 2: h1, b1, t1, h2, b2, t2, hari, bulan, tahun are integer
Step 3: Input h1, b1, t1
Step 4: Input h2, b2, t2
Step 5: If h2 less than h1 THEN
             b2←b2-1
             h2←h2+30
     End if
Step 6: If b2 less than b1 THEN
             t2←t2-1
             b2←b2+12
End if
Step 7: hari←h2-h1
            bulan←b2-b1
            tahun←t2-t1
Step 8: Print hari, bulan, tahun
Step 9: Back to step 3
Step 10: End
c.    Flowchart
Gambar 2.5 Flowchart permasalahan 3


d.   Source code
#include <iostream>
#include <stdlib>
#include <conio>
void main()
{
      int h1,b1,t1,h2,b2,t2,hari, bulan, tahun;
   char a='y';
   while(a=='y'){
   cout<<"masukkan tanggal lahir = ";
   cin>>h1;
   cout<<"masukkan bulan lahir = ";
   cin>>b1;
   cout<<"masukkan tahun lahir = ";
   cin>>t1;

   cout<<endl;
   cout<<"masukkan tanggal sekarang = ";
   cin>>h2;
   cout<<"masukkan bulan sekarang = ";
   cin>>b2;
   cout<<"masukkan tahun sekarang = ";
   cin>>t2;

   if (h2<h1)
   {
      b2-=1;
      h2+=30;
   }
   if (b2<b1)
   {
      t2-=1;
      b2+=12;
   }

   hari = h2-h1;
   bulan = b2-b1;
   tahun = t2-t1;

   cout<<"hari = "<<hari<<endl;
   cout<<"bulan = "<<bulan<<endl;
   cout<<"tahun = "<<tahun<<endl;
   cout<<"Apakah anda ingin mengulang(y/n)?";
   cin>>a;
   clrscr();
   }
   system("pause");
}

Gambar 2.6 Tampilan program permasalahan 3
























2.5.  ANALISIS DATA
1.    Analisa dari permasalahan 1:
int a;
char keputusan;
Ø  Pendeklarasian variabel ”a” bertipe integer.
Ø  Pendeklarasian variabel ”keputusan” bertipe character.
do{
clrscr();
cout<<"Masukkan nilai: ";
cin>>a;
Ø  Perintah do{ di atas merupakan proses perulangan yang akan dilakukan sebanyak satu kali sebelum melakukan pengecekan kondisi.
Ø  clrscr(); merpakan perintah untk membersihkan layar dari perintah sebelumnya.
Ø  cout<<"Masukkan nilai: "; digunakan untuk menampilkan kata” masukan nilai”.
Ø  cin>>a; digunakan untuk meng-input-kan data.
if(a%3==0 && a%4==0){
     cout<<"Biliangan tersebut kelipatan 3 dan 4"<<endl;
Pada baris pertama terdapat if(a%3==0 && a%4==0).Bagian ini digunakan untuk pemeriksaan kondisi.Dimana pada  sintaks di atas terlihat, jika kondisi a modulus 3==0 dan a modulus 4==0,maka  bilangan tersebut bilangan kelipatan 3 dan 4.
else if(a%4==0){
      cout<<"Bilangan tersebut kelipatan 4"<<endl;}
Pada kondisi ini, jika nilai a modulus 4 ==0 maka bilangan yang akan ditampilkan adalah bilangan kelipatan 4.
}while(keputusan=='y');
system("puuse");
}
Ø while(keputusan=='y'); merupakan proses pengecekan kondisi.
Ø system("pause"); perintah ini digunakan untuk menahan suatu program.
Ø Tanda tutup kurawal “}” ini digunakan untuk mengakhiri program.
2.    Analisa dari permasalahan 2:
   a=1;
   cout<<" "<<a;
   for(i=1;i<=7;i++){
      cout<<" ";
Ø a= 1; merupakan insialisasi awal dari program yang akan dibuat.
Ø cout<<" "<<a; untuk menampilkan a pada output-nya.
Ø for(i=1;i<=7;i++){fungsi perulangan dimna nilai awal i=1 dan nilai akhir i<=7 dan terdapat increment atau fungsi penambahan.
      if(i<4){
            a+=3;
         cout<<" "<<a;
      }
         Pada baris pertama terdapat kondisi dimana jika nilai i<4,maka akan dilanjutkan pada  baris kedua yaitu proses penjumlahan denan rumus a+=3 yang akan dilakukan jika kodisi bernilai benar. Baris ketiga digunakan untuk menampilkan a. Sedangkan tanda tutup kurawal digunakan untuk menutup kondisi tersebut.
3.    Analisa dari permasalahan 3:
      int a,b,c,d,e,f,hari, tahun, bulan;
   cout<<"masukkan tanggal lahir = ";
   cin>>a;
Pada baris pertama terdapat int a,b,c,d,e,f,hari, tahun, bulan; merupakan pendeklarasian variabel. Pada baris kedua digunakan untuk menampilkan kalimat “masukkan tanggal lahir “ pada output-nya. Baris ketiga digunakan untuk meng-input-kan nilai a.
   if (e<b && d<a)       
   {
      f-=1;
      e-=1;
      e+=12;
      d+=30;
      }
if (e<b && d<a) jika kondisi didalam fungsi if bernilai benar maka akan dilakukan perintah dibawahnya yaitu f-=1; e-=1; e+=12; d+=30;.
   if (e<b)
   {
      f-=1;
      e+=12;
    }
Jika kondisi dalam fungsi if (e<b)bernilai benar maka program akan melakukan perintah yang terdapat dalam fungsi if tersebut. Yaitu f-=1; e+=12;.
   if (d<a)
     {
      e-=1;
      d+=30;
      }
Jika kondisi dalam fungsi if (d<a)bernilai benar maka program akan melakukan perintah yang terdapat dalam fungsi if tersebut. Yaitu e-=1; d+=30;.
hari = d-a;
   bulan = e-b;
   tahun = f-c;
Jika semua pengecekan kondisi telah dilakukan maka instruksi di atas akan dilakukan untuk mencari hasil yang diinginkan oleh programmer.
























2.6.  KESIMPULAN
Dari permasalahan diatas dapat diambil kesimpulan sebagai  berikut       :
1.      Dapat mengetahui perbedaan fungsi antara while, do-while dan for.While digunakan apabila dalam program tersebut belum diketahui berapa jumlah perulangan yang akan dilakukan. Do-while melakukan perulangan terlebih dahulu,baru melakukan pengecekan kondisi. For digunakan apabila program sudah mengetahui jumlah perulangan yang akan dilakukan.
2.      Mengunakan intruksi for apabila program sudah diketahui berapa kali perulangan yang akan dilkaukan.
3.      Dapat menggunakan statement control  pada program tertentu, karena masing masing statementcontrol seperti if,if else,if else bersarang dan switch case memiliki fungsi yang berbeda beda.




















DAFTAR PUSTAKA
[1] Dewanto, Adi. 2008. Bahasa Pemrograman. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
[2] Rachmat, Antonius C. 2010. Algorima dan Pemrograman dengan Bahasa C. Yogyakarta: Andi Offset.
























TUGAS 1
1.    Membuat program permasalahan jurnal nomor 2 menggunakan statement looping while.
Source code:
#include <iostream.h>
#include <stdlib.h>

void main(){
      int a,i;
   a=1;
   cout<<a;
   while(i<=7)
   {
      cout<<ends;

      if(i<3)
      {
            a+=3;
         cout<<a;
      }

      if(i>=3 && i<6)
      {
            a-=5;
         cout<<a;
      }
   i++;
   }
   cout<<endl;
   system("pause");
}

Screenshot (9)
GambaSr 2.7 Tampilan program tugas 1


TUGAS II
1.      Membuat segitiga sama kaki menggunakan simbol bintang (*).
·         Syntax
#include <iostream.h>
#include <conio.h>
main()
{
int t=10,s,b,c;
cout<<"Segitiga Sama Kaki"<<endl;


for(s=t;s>=0;s--){
for(b=s;b>=0;b--){
cout<<" ";
}
 for(c=1;c<=t-s;c++){
 cout<<"*";
 }
 for(c=1;c<t-s;c++){
 cout<<"*";
 }
 cout<<endl;
 }
getch();
}
·         Hasil run dari syntax diatas
TUGAS NOMER 2.PNG
Gambar 2.8 Hasil run dari syntax diatas






TUGAS III
1.      Membuat program membuat menu
a.                   Faktorial
b.                   Bilangan ganjil genap
c.                   Menentukan bilangan biner
·         Syntax
#include <iostream.h>
#include <stdlib.h>

main ()
  {
int opsi;
cout<<"Program yang akan di jalankan"<<endl;
cout<<"no 1. FAKTORIAL"<<endl;
cout<<"no 2. BILANGAN GANJIL GENAP"<<endl;
cout<<"no 3. MENENTUKAN BINER"<<endl;
cout<<"masukkan pilihan anda"<<endl;
cin>>opsi;
switch (opsi)
{  int n,hasil,bil,a;

case 1:
      cout<<"\n Masukkan NIlai yang Difaktorialkan= ";
       cin>>n;
       hasil=1;
       for(bil=n; bil>=1; bil--)
             {
       hasil=hasil*bil;
             }
cout<<"Hasil Faktorial dari "<<n<<" adalah "<<hasil<<"\n";

break;

case 2:
       cout<<"masukkan nilai = ";
       cin>>a;
         if (a % 2 == 1 )
         cout<<"angka yang anda masukkan adalah bilangan GANJIL";
         else
            cout<<"angka yang anda masukkan adalah bilangan GENAP";
            cout<<endl;
break ;

case 3:
      cout<<" Masukan Nilai = ";
            cin>>a;
            cout<<" Nilai Binernya adalah = ";
                  while (a>=1)
               {
          n=a%2;
      cout<<ends<<n;
          a=a/2;
            }
            cout<<endl<<endl;
          break;
       default:
            cout<<"MOHON TELITI LAGIS PAS MEMASUKKAN NOMER PILIHAN ANDA"<<endl;

             }
system ("pause");
}

TUGAS MODUL 2 A.PNG
Gambar 2.9 hasil run case 1
TUGAS MODUL 2 B.PNG
Gambar 2.10 hasil run case 2
TUGAS MODUL 2 C.PNG
Gambar 2.11 hasil run case 3


Thursday, 29 October 2015

Struktur dan Fungsi Sel Terbaru

Struktur dan Fungsi Sel
1. Pengertian Sel:
Sel  kata latin cella. Berarti ruangan kecil, yang ditemukan oleh Robert Hooke,
pengamatan terhadap sayatan gabus (terdapat ruangan-ruangan kecil yang
menyusun gabus tsb).
Sel merupakan suatu ruangan kecil yang bibatasi oleh membran, yang
didalamnya terdapat cairan (protoplasma).
Protoplasma terdiri dari plasma sel (sitoplasma) dan inti sel (nukleus). Di
dalam inti sel terdapat plasma inti atau nukleoplasma.
Sel merupakan satuan terkecil makhluk hidup yang dapat melaksanakan
kehidupan (tidak dapat dibagi-bagi lagi).  merupakan unit terkecil penyusun
makhluk hidup (dilihat secara struktural).
 Secara fungsional, sel berfungsi untuk menjalankan fungsi kehidupan
(menyelenggarakan kehidupan jika sel-sel penyusunnya berfungsi). 
kemudian membentuk organisme.
Sel berkembang biak dengan cara membelah diri (secara mitosis).
Selain itu sel juga 
mengandung materi genetik, yaitu materi penentu sifatsifat
makhluk hidup  maka sifat makhluk hidup dapat diwariskan kepada
keturunannya.
2. Sejarah dan Teori Sel
Tokoh-tokoh penemu teori sel :
1. Robert Hooke (1635 – 1703)
Orang yang pertama menyebutkan istilah sel yaitu cellulae=ruangan kecil
yang kosong danmengamati sayatan gabus tutuip botol (Quercus suber),
merupakan sel mati yang tidak memilki isi sel.
2. Antonie Van Leeuwenhoek (1723)
Seroang ahli asah lensa dari Belanda, membuat mikroskop sederhana ,
Memeriksa cairan setetes air kolam  microscopic “animalcules” (hewan
kecil)  merupakan:sel bakteri dan orang yang pertama kali melukiskan
bentuk-bentuk bakteri
3. Robert Brown (1833)
Ilmuwan Skotlandia yang pertma kali menemukan inti sel pada sayatan sel
anggrek Inti sel disebutnya sebagai nukleus.Nukleus ini merupakan
struktur sel yang sangat penting bagai kehidupan
4. Felix Durjadin (1835)
Tokoh berkebangsaan Perancis yang pertama kali menemukan cairan sel
yang hidup (sarkode) yang merupakan bagian penting dari sel
Menururtnya bagian terpenting dari sel adalah isi sel yang berupa cairan
hidup yang berada dalam suatu lumen
5. Johanes Purkinje
Merupakan ilmuwan yang menyatakan bahawa isi sel adalah protoplasma.
Protoplasma merupakan bahan penting pada sel yang melangsungkan
kehidupan
2
TEORI SEL Ada beberapa teori tentang sel diantaranya:
1. Sel merupakan kesatuan struktural dari makhluk hidup, semua makhluk hiudp terususn atas sel. Tokoh pencetus teori ini adalah:
- M. Schleiden (1804-1881) : sel tumbuhan
- Theodore Schwann (1810 -1882) : sel hewan
2. Sel merupakan kesatuan fungsional makhluk hiudp
- Dikemukakan oleh Max Schulze tahun 1861
- Sel mengatur fungsi-fungsi pda makhluk hidup
3. Sel adalah kesatuan pertumbuhanm dari makhluk hiudp
- dikemukakan oleh Rudolf Virchow (1858)
- dia menyatakan bahwa makhluk hiudp berasal dari pertumbuhan sel sebelumnya “omne cellulae a cellulae”
4. Sel merupakan kesatuan herediatas (sifat menurun) makhluk hidup
- dikemukakan oleh biarawan Austria Gregor Mendel (1822-1884)
- sel mengandung sifat keturunan (genetik) atau hereditas yang diwariskan pada keturunanya.
3. Struktur sel prokariotik (tdk ada membran inti):
 Mempunyai membran plasma, nukleoid (berupa DNA & RNA), dan sitoplasma yang mengandung ribosom.
 Tidak memiliki endomembran (membran dalam inti sel): tidak memiliki mitokondria dan kloroplas, tetapi punya struktur yang berfungsi sama yaitu mesosom dan kromatofor.
Contoh: bakteri dan ganggang biru. Bagian-bagian dari sel prokariotik (Escherichia coli):
a. Dinding sel:
 struktur: tersusun atas: - polisakarida;
- lemak;
- protein.
 fungsi: - sebagai pelindung;
- pemberi bentuk tetap;
- terdapat pori-pori sebagai jalan keluar
masuknya molekul-molekul.
b. Membran plasma:
 struktur: tersusun atas molekul lemak dan protein.  fungsi: - sebagai pelindung molekuler sel thdp lingkungan sekitar;  mengatur lalu intas molekul dan ion2 dari dan kedalam tubuh.
c. Sitoplasma:
 struktur: tersusun atas air, protein, lemak, mineral, dan enzim2.  fungsi: - Enzim2, digunkan untuk mencerna makanan ekstraseluler dan melakukan metabolisme sel.
d. Mesosom:
 struktur: terdapat pada membran plasma yang melekuk ke dalam membentuk organel sel  mesosom.  fungsi: - Sebagai penghasil energi; - Terdapat enzim2 pernafasan yang berperan dalam reaksi2 oksidasi untuk menghasilkan energi.
3
e. Ribosom:  tempat berlangsungnya sintesis protein.
f. DNA (Asam deoksiribonukleat)  deoxyribonucleic acid.
 strukur: merupakan persenyawaan atas gula deoksiribosa, fosfat dan basa2 Nitrogen.  fungsi: - sebagai pembawa informasi genetik  merupakan sifat2 yang akan diwariskan pada keturunannya.
g. RNA (Asam ribonukleat)  ribonucleic acid.
 struktur: merupakan hasil transkripsi (hasil cetakan, hasil kopian) DNA.  fungsi: - membawa kode2 genetik sesuai dengan pesanan DNA.
4. Struktur Sel Eukariotik (memiliki membran inti):
 Memiliki organel-organel bermembran seperti retikulum endoplasma, kompleks golgi, mikondria, dan lisosom. Bagian-bagian dari sel eukariotik:
a. Membran plasma:
 Tersusun dari: molekul lemak (2 lapis; terdapat di bagian tengah membran) dan protein (luar: protein perifer (protein tepi)  menyusun tepi luar & dalam membran; selain itu ada protein yang menembus ke dalam 2 lapisan lemak (disebut protein integral).  Fungsinya: sangat penting untuk menjaga kehidupan sel.
- Melindungi isi sel (mempertahankan isi sel);
- Mengatur keluar masuknya molekul-molekul;
(bersifat semipermeabel / selektif permeabel; berarti hanya zat2 tertentu yang dapat melewati membran)
- Sebagai reseptor (penerima) rangsangan dari luar sel (bagian sel yang berfungsi sebagai reseptor adalah glikoprotein); rangsang kimia, mis. hormon, racun, listrik, mekanik.
Gambar membran sel dengan komponen penyusunnya
4
b.Sitoplasma:  plasma sel  Merupakan: cairan yang berada dalam sel selain nukleoplasma (plasma inti). Cairannya disebut sitosol, padatannya berupa organel2. Sitosol tersusun atas: air, protein, asam amino, vitamin, nukleotida, asam lemak, gula, & ion2. (* Sitosol punya nama lain: matriks sitoplasma). Padatan sitoplasma terdiri dari organel2: yaitu: ribosom, mitokondria, & kompleks Golgi.Dan mempunyai sifat fisik berubah-ubah karena mengandung protein. Dapat berupa fase sol (cair) & fase gel (gelatin, padat)  tergantung kondisi sel. Fungsi Sitoplasma: Tempat penyimpanan bahan2 kimia yg penting bagi metabolisme sel (enzim2, ion2, gula, lemak & protein); Terjadi pembongkaran & penyusunan zat2 melalui reaksi2 kimia. Contoh: Pembentukan energi, sintesis asam lemak, asam amino, protein, dan nukleotida. Sitoplasma selalu “mengalir” agar metabolisme berjalan dengan baik.
b. Nukleus  organel terbesar yang berada di dalam sel.
Terletak di tengah sel & berbentuk bulat/oval. Kromosom tersusun atas protein & DNA (berfungsi untuk menyampaikan informasi genetik dan sintesis protein).  RNA berfungsi untuk sintesis protein saja. Nukleus terdiri atas:
- Membran Nukleus,  membran luar & dalam
Membran luar langsung berhubungan dengan RE, dan akhirnya ke membran sel.
- Nukleoplasma,
Disebut juga matriks nukleus (tersusun atas air, protein, ion, enzim, & asam inti)  bersifat gel. Di dalamnya terdapat benang2 kromatin (benang penyerap warna), pada saat proses mitosis maka benang kromatin itu tampak memendek dan disebut kromosom (tersusun atas protein dan DNA). Lalu DNA akan mentranskripsi diri (mengkopi diri) menjadi RNA  dikeluarkan ke sitoplasma.
- Nukleolus.
Disebut juga anak inti, terbentuk pada saat terjadi proses transkripsi (sintesis RNA) di dalam nukleus. Jadi, nukleolus adalah bukan organel tetap, melainkan suatu tanda bahwa sel sedang melakukan transkripsi (karena bila proses transkripsi berhenti, maka nukleolus akan mengecil/menghilang).  Fungsi Nukleus: - pengendali seluruh kegiatan sel; - pengatur pembelahan sel;
5
- pembawa informasi genetik (DNA);  mewariskan sifat2 melalui pembelahan sel.
c. Sentriol:
 Dapat dilihat ketika sel mengadakan pembelahan; pada fase tertentu dalam hidupnya sentriol memiliki silia/flagela dan hanya ditemui pada sel hewan.  Cara pembelahan sel: sentriol terletak tegak lurus antarsesamanya, dekat nukleus; pada pemb. motosis sentriol terbagi menjadi 2, tiap2 bagian menunjukkan kutub sel;  maka terbentuklah benang2 spindel yang menghubungkan kedua kutub & berfungsi “menarik” kromosm menuju kutub masing2.
d. Retikulum Endoplasma:
 Letaknya: memusat pada bagian dalam sitoplasma (endoplasma); maka disebut Retikulum Endoplasma (RE); hanya pada sel eukariotik.
 Macam2 Retikulum Endoplasma:
i. RE kasar;  berhadapan dengan sitoplasma & ditempeli ribosom (maka tampak berbintil2);
ii. RE halus; tidak mengandung ribosom;
 Fungsi RE: - menampung protein dihasilkan oleh ribosom (masuk ke dalam rongga RE)  untuk disalurkan pada kompleks golgi dan berakhir pada sel (RE KASAR); - mensintesis lemak dan kolesterol (RE KASAR & HALUS); - Menetralkan racun (detoksifikasi)  RE dalam sel2 hati. - Transportasi molekul2 dari bag. yang satu ke bag. yang lainnya (RE KASAR & RE HALUS).
e. Ribosom:
 tersusun atas: RNA-ribosom & protein; tdk punya membran; ribosom tidak punya membran.
 Menurut bentuknya: maka ada ribosom terdiri dari unit besar & unit kecil.  Ribosom disintesis oleh nukleolus.
f. Kompleks Golgi:
Kompleks Golgi  pada sel tumbuhan disebut diktiosom. Kompleks Golgi merupakan organel polimorfik, tersusun atas membran berbentuk kantong pipih, berupa pembuluh, gelembung kecil, atau bentukan seperti mangkok. Cara kerja kompleks golgi: RE menampung & menyalurkan protein ke Golgi, Golgi mereaksikan protein itu dengan glioksilat sehingga terbentuk glikoprotein untuk dibawa ke luar sel. (Maka golgi disebut juga sebagai organel sekretori).  Fungsi Golgi:
- menambah glioksilat pada protein;
- sebagai organel sekretori;
6
- mensintesis (membentuk) glikopida;
- membentuk dinding sel tumbuhan;
- membentuk lisosom.
g. Lisosom:
(lyso = pencernaan; soma = tubuh) merupakan membran yg berbentuk kantong kecil yg berisi enzim hidrolitik (hidrolase)  disebut lisozim; yang berfungsi untuk pencernaan intra sel (mencerna zat2 yang masuk ke dalam sel). 1. Pembentukan Lisosom   Enzim Lisosom / protein yg diproduksi oleh ribosom  masuk ke RE  enzim dimasukkan ke dalam membran  dikeluarkan ke sitoplasma  menjadi lisosom;  Selain itu ada yg enzim dimasukkan ke Golgi  dibungkus membran  dilepaskan di dalam sitoplasma. 2. Proses pencernaan oleh lisosom: Contoh: sel menelan benda asing berupa bakteri secara fagositosis  bakteri dimasukkan ke dalam vakuola  didatangi lisosom  membran lisosom & membran vakuola bersinggungan  membran bersatu  enzim dari lisosom masuk ke vakuola  mencerna bakteri. Enzim lisosom tdk aktif mencerna jika membran lisosom pecah, jika membran pecah maka enzim lisosom akan keluar dari membran & mencerna sel itu sendiri.
h. Badan Mikro:
Terdiri atas :
1. Peroksisom (dikandung banyak pada sel2 yang banyak melakukan respirasi; Contoh: Sel hati, ginjal, otot
mengandung enzim katalase, menguraikan hidrogen peroksida  [bersifat racun] (H2O2) menjadi oksigen & air. Dan berperan dalam metabolisme lemak & fotorespirasi.
2. Glioksisom: hanya pada sel tumbuhan; terutama pada jaringan yg mengandung lemak, spt biji2an berlemak,  menghasilkan enzim katalase dan oksidase yg berperan dalam proses metabolisme lemak, mengubah lemak menjadi gula.  Dihasilkan energi yg diperlukan untuk perkecambahan biji.
7
i. Mitokondria:
Penghasil energi (ATP) –The power house --karena berfungsi untuk respirasi. Secara umum mitokondria berbentuk butiran/benang  dan bersifat plastis (mudah berubah). Mitokondria berkembang biak dengan membelah diri dari mitokondria sebelumnya (pembelahan pada bakteri). Memiliki 2 membran: membran luar & dalam  membran luar mirip dengan membran plasma. Pada membran dalam terjadi pelekukan ke arah dalam membentuk krista (membuat permukaan membran semakin luas sehingga proses respirasi menjadi semakin efektif)  terjadi dalam membran dalam mitokondria dan matriks (tersusun atas air, protein, enzim respirasi, garam, DNA & ion2). Reaksi Respirasi yang terjadi :
- reaksi dekarboksilasi oksidatif;
- daur Krebs;
- transfer elektron.
j. Mikortubulus & Mikrofilamen:
Mikrotubulus: pada gelendong sel; berupa benang2 spindel yg menghubungkan 2 kutub sel pada waktu pembelahan (gerakan kromosom dari daerah equator ke kutub masing2 dikendalikan oleh mikrotubulus.) Selain itu berguna pula untuk penyusun sentriol, flagela, & silia.  Secara umum dapat disimpulkan berguna pada pergerakan sel. Mikrofilamen: merupakan benang2 halus, tipis, & memanjang. Mempunyai 2 protein yaitu aktin dan miosin  banyak terdapat pada sel2 otot & membentuk rangka dalam pd sel. Cont: menyebabkan kontraksi pada sel2 otot; tetapi apabila aktin dan miosin saling menjauh maka akan terjadi relaksasi; Amoeba: berperan dalam pembentukan pseudopoda, gerakan sel, gerakan sitoplasma, pembelahan sel yaitu terbelahnya sel menjadi 2 sel anak karena ditarik mikrofilamen yg menghubungkan membran.
8
5. Sel Tumbuhan VS. Sel Hewan Tabel Pembeda Sel Tumbuhan & Sel Hewan:
No.
Bagian sel
Sel Tumbuhan
Sel Hewan
1.
Dinding sel
ada
Tidak ada
2.
Membran plasma
ada
Tidak ada
3.
Organel sel
a. nukleus
ada
Bagian terbesar/Ada
b. retikulum endoplasma
ada
ada
c. ribosom
ada
ada
d. badan mikro
Peroksisom
ada
ada
Glioksisom
ada
Tidak ada
e. kompleks golgi
Ada disebut diktiosom
ada
f. mitokondria
ada
ada
g. lisosom
Tidak ada
ada
h. sentriol
Tidak ada
ada
i. plastisida
ada
Tidak ada
4.
Vakuola
ada
Kecil/ tidak ada
5.1 SEl TUMBUHAN
a. Dinding Sel:
Yaitu bagian terluar sel. Dinding sel yg tersusun atas polisakarida (terdiri atas hemiselulosa & pektin). Dinding sel dibentuk oleh diktiosom. Peran dinding sel sbg turginitas sel/kekakuan sel.Dinding sel membuat bentukny sel tetap.
Noktah sel2 yg bertetangga yg berhubungan melalui
pori.
 Bagian dinding sel yg tidak mengalami penebalan.
Sel2 yg bertetangga, diantara dinding selnya terdapat lamella tengah yg banyak menyandung kalsium & magnesium. Plasmodesmatasitoplasma yg masuk ke sel lain membentuk seperti jaluran. Dinding sel terdiri atas:
9
Primer  tersusun atas selulosa,hemiselulosa,pectin
Selulosa terdiri dari mikrofibril/ serat2 panjang yg berdaya renggang kuat. Sel yg hanya mempunyai dinding sel primer: sel2 muda yg sedang tumbuh, sel parenkima, sel kolenkima Sekunder  tersusun atas selulosa yg lebih banyak daripada primer,
Juga hemiselulosa, lignin. Biasanya dinding sel yg tersusun selulosa mengalami penambahan lignin yg keras & kaku. Contoh: Kumpulan yang mati menjadi sel kayu Misalnya: sel xylem yg ada pada batang : pengerasan pada sel sklerenkim yg membuat sel menjadi batu/ sklereid Misalnya: batok kelapa
b. Plastida:
Yaitu organel yg mengandung pigmen. Macam2 plastisida: Kromoplas
Yaitu plastisida mengandung pigmen merah, jingga / kuning Contohny: pada tomat, apel Leukoplas
Yaitu plastisida yg tidak mengandung warna.
Biasanya ada pada jaringan tumbuhan yg tidak terkena cahaya, sel embrional, empelur batang, bagian tumbuhan di dalam tanah yg berwarna putih. Amiloplas
Yaitu plastisida yg mengandung amilum. Kloroplas
Yaitu plastisida mengandung klorofil.
Terdapat di autotrof yg eukariotik & sel yg berklorofil(ganggang, lumut, tumbuhan paku)
Memiliki membran rangkap:
 membran luar: permukaan rata, fungsi: mengatur keluar masuk zat.
 membran dalam: membungkus cairan kloroplas yg disebut stroma melipat ke arah dalam & membentuk lembaran2 yg disebut tilakoid. Tilakoid yg bertumpuk2, membentuk tumpukan seperti uang logam disebut grana. Pada permukaan dalam tilakoid terdapat kumpulan partikel yg tersusun berderet disebut kuantosom. Fungsi klorofil: menangkap energi cahaya matahari Energi tsb digunakan untuk memecah molekul air yg kemudian direaksikan dengan karbon dioksida menjadi gula & oksigen. Air yg dihasilkan adalah molekul air baru yg terbentuk selama proses fotosintesis.
10
c. Vakuola:
Pada sel tumbuhan bersifat menetap. Biasanya ada pada sel2 parenkima, kolenkima. Tonoplasvakuola yg dibatasi membrane Fungsi: 1. Tempat cadangan makanan Amilum & gula disimpan di vakuola, jka diperlukan dapa digunakan kembali. Contoh: akar ketela pohon(tepung) & di batang tebu(gula). 2. Menyimpan pigmen Dalam vakuola pada sel2 mahkota bunga ada pigmen merah, biru, kuning,dll. Itu sebabnya mahkota bunga berwarna warni. 3. Menyimpan minyak asiri Minyak asiri tergolong minyak eteris. Sampai sekarang, belum diketahui guna minyak ini untuk tumbuhan. Contoh: minyak kayu puith, peppermint,aroma harum pada bunga. 4. Menyimpan sisa metabolisme Sisa metabolisme tidak bisa dikeluarkan tumbuhan, oleh karena itu disimpan di vakuola. Misal:Asam oksalat, alkaloid, getah karet 5.2 Sel Hewan: Ciri khas sel hewan memiliki: Sentrosom  kedua sentriol pada 1 tempat. Saat pembelahan sel, tiap sentriol memisahkan diri menuju kutub berlawanan & memancarkan benang2 gelendong pembelahan yg menjerat kromosom.
6. Transpor Lewat Membran: Fungsi membran sel: pengatur keluar masuknya zat. Efek pengaturan: mendapatkan pH yg sesuai, konsentrasi zat2 terkendali , membung zat2 yg tidak diperlukan, memperoleh masukan zat2. Dua cara transport lewat membran:
1. Transpor pasif / perpindahan molekul tanpa menggunakan energi sel.
Perpindahannya spontan
11
 Difusi/ penyebaran molekul zat dari konsentrasi tinggi ke rendah, tanpa menggunakan energi. Contoh : Setetes parfum akan menyebar ke seluruh ruangan, molekul dari sesendok gula akan menyebar ke seluruh volume air digelas walaupun tanpa diaduk. Sehingga kerapatannya sama. Zat tsb “diangkut” keluar masuk sel tanpa mengeluarkan energi.  Osmosis/ perpindahan molekul dari kerapatan tinggi ke rendah dengan melewatim membrane/ difusi lewat membran, perpindahan zat menuruni gradien kadar
a. Zat yg dapat melewati membran sel
Zat yg larut dalam lemak, tidak bermuatan/netral, molekul2 asam amino, asam lemak, gliserol, gula sederhana, air, elektrolit lemah lebih cepat melewati membrane daripada elektrolit kuat (Na+, K+, Cl-). Sifat membrane sel: selektif permeable terhadap zat yg mudah dilewati.
b. Zat yg tidak dapat melewati membrane sel
Zat gula, protein, zat yg mudah larut dalam pelarut organic. Sifat membran sel: semipermeabel/ selektif permeable.
Lisis/ hancurnya sel karena rusaknya membrane plasma Kreanasi/ Sel keriput karena kekurangan air Plasmolisis/ lepasnya membrane plasma dari dinding sel  Difusi dengan fasilitas/ difusi yg diperlancar karena adanya protein
2. Transportasi Aktif / perpindahan molekul dengna menggunakan energi dari sel tsb, perpindahan terjadi meskipun menentang konsentrasi.
 Pompa Natrium-Kalium;tergolong transport akti f sehingga perjalanan zat dapat melawan gradien kadar. Zat2 yg dapat diangkut secara transport aktif misalnya gula, protein, anzim, dan hormon.  Endositosis & Eksositosis Endositosis/ pemasukan zat ke dalam sel. Contoh: fagositosis (phagein=memakan; cytos=sel) Yaitu proses membran plasma sel membungkus partikel dari lingkungan luar&menangkapnya dalam vakuola makanan, vakuola kemudian menyatu dengan lisosom mencerna partikel tsb. Contoh: sel darah putih & sel ameba yg memakan bakteri. Sel tsb membungkus bakteri & menangkapny dalam vakuola makanan & selanjutnya bakteri akan dicerna oleh lisosom. Pinositosis (pinein=meminum), Yaitu peristiwa sel memakan zat cair, Sel mengelilingi setetes cairan & membentuk gelembung, cairan yg memakan itu dimasukkan ke dalam vakuola. Eksositosis/ pengeluaran zat dari dalam sel2 kelenjar pada saat sekresi.  Fungsi proses Transpor Membran Bagi manusia:- mengatasi masalah dalam pertanian. Misal: menentukan obat2an & dosis pupuk yg aman untuk tanaman.
12
- mengetahui macam zat yg diberikan pada tanaman sebagai nutrient. Tanaman: - mampu memilih zat2 yg dapat masuk ke dalam sel & yg tidak(karena dari membrane plasma yg bersifat semipermeabel). memisahkan larutan(padahal pemisahan zat secara difusi & osmosis lebih murah karena bebas energi, tetapi dibutuhkan waktu yg lama. - paham akan munculnya penyakit silikosis & rematik.
CONTOH SOAL DAN PEMBAHASAN 1. Ilmuwan yang pertama kali melihat adanya sel-sel dengan menggunakan mikroskop adalah . . . A. Robert Hooke D. Robert Brown B. Robert Kooh E. Gregor Mendel C. Louis Pasteur Jawaban : A Pembahasan: tokoh yang pertama kali mengamati sel dengan mikroskop adalah Robert Hooke.Dia mengamati syatan gabus tutup botol berupa ruangan-ruangan kecil yang tidak berisi 2. Teori sel menunjukkan bahwa sel merupakan kesatuan struktural mahluk hidup. Teori tersebut pertama kali disusun oleh . . . A. Edmund B Wilson D. Max Schultz B. Rene Dutrochet E. Rudolf Virchow C. Scheilden dan Schwann Jawaban : C Pembahasan: tokoh yang menyatakan teori sel bahwa sel merupakan kesatuan strukturan dari makhluk hiudp adalah Mathias Schleiden dan Theodore Schwann berkebangsaan Jerman. Masing-masing mengamati sel tumbuhan dan sel hewan. 3. Perhatikan gambar di bawah ini:
Secara berurutan bagian yang ditunjuk P,Q,R,S pada gambar di atas adalah.. A. protein, fosfoipid, glikoprotein dan glikolipid B. fosfolipid, protein, glikoprotein dan glikolipid C. glikoprotein, fosfolipid, glikolipid dan protein D. glikoprotein, protein, glikolipid dan fosfolipid E. glikoprotein, glikolipid, protein dan fosfolipid Jawaban: E
S
13
Pembahasan: struktur yang ditunjuk merupakan penyusun membrane sel makhluk hiudp yang terdiri dari glikoprotein, glikolipid, protein dan fosfolipid 4. Perhatikan gambar dibawah ini:
A B Lar.gula air peristiwa yang akan terjadi pada bejana tersebut bila kran dibuka adalah sebagai berikut, kecuali..
a. air akan bergerak menyebar dari bejana B ke A
b. molekul gula akan bergerak menyebar dari bejana A ke B
c. penyebaran molekul akan terus berlangsung hingga tercapai keseimbangan dinamik
d. molekul gula akan berdifusi dari A ke B
e. air akan berosmosis ke daerah A
Jawaban: E Pembahasan: Jawaban A,B,C dan D benar untuk menggambarkan proses yang ditunjukkan pada gambar, sedangkan option E salah, karena osmosi adalah peristiwa perpindahan air melalui membran semipermeabel 5. Bila sejumlah sel tumbuhan dimasukan dalam larutan garam 2,5% maka akan timbul peristiwa plasmolisis antara membran plasma sel dan dinding sel. Hal ini disebabkan karena…
a. isi sel mengisap cairan dari luar,
b. isi sel keluar dari sel
c. konsentrasi larutan di dalam sel lebih tinggi
d. kosentrasi di luar sel lebih rendah
e. konsentasi didalam sel dan di luar sel sama
Jawaban: B Pembahasan: Peristiwa plasmolisi pada sel tumbuhan terjadi apabila sel berada dalam cairan hipertonis, akan terjadi perpindahan air/isi sel dari dalam sel keluar sel (dari konsentrasi yang encer ke kons.yang pekat), sehingga membran sel akan lepas dari dinding sel tumbuhan 6. Organel yang tidak dijumpai didalam sel hewan adalah..... (1) Badan golgi (2) Dinding sel (3) Lisosom (4) Plastida Pembahasan: Organel adalah perlengkapan sel yang terdapat dalam sitoplasma. Jadi, organel yang dijumpai dalam sel hewan adalah: Badan golgi, dinding sel dan lisosom. Sedangkan yang bukan organel adalah plastida, sehingga tidak terdapat pada sel hewan. Hanya pernyataan 4 yang benar. Jawaban : D Sumber: SPMB 2003 7. Di dalam lisosom terdapat bermacam-macam enzim hidrolisis SEBAB Lisosom berperan dalam pencernaan intrasel Pembahasan: Didalam Lisosom terdapat bermacam-macam enzim hidrolisis. Karena lisosom ini berperan dalam pencernaan intra sel. (Ada hubungan sebab akibat) Jawaban : A Sumber : UMPTN 2001
14
8. Organel berupa saluran halus dalam sitoplasma yang berbatas sistem membran dan erat kaitannya dengan sistem angkutan pada sintesis protein adalah...... a. Ribosom b. Retikulum endoplasma c. Plasmodesmata d. badan golgi e. Lisosom Pembahasan: Sesuai ciri-ciri organel retikulum endoplasma adalah:
- berupa saluran halus
- Dibungkus sistem membran
- Berfungsi untuk mengangkut hasil sintesa protein
Kalau ribosom berbentuk bulat kecil dan berfungsi untuk membuat protein. Plasmodesmata merupakan saluran halus antar sel-sel tumbuhan. Badan golgi berhubungan dengan sekresi sel. Lisosom merupakan organel sel yang bulat dan banyak mengandung enzim-enzim pencernaan. Jawaban : B Sumber: UMPTN 1995 9. Pada siklus kehidupan sel benang kromosom tidak ditemukan pada tahap: a. Profase b. Metafase c. Anafase d. Telofase e. Interfase Pembahasan: Pada waktu interfase belum terbentuk kromosom, masih dalam bentuk kromatin, terjadi replikasi DNA dan akumulasi energi. Jawaban : E Sumber : SIPENMARU 1988 10. Bagian sel yang mengatur keluar masuknya zat dari dan kedalam sel adalah a. Sitoplasma b. Mitokondria c. Inti sel d. Selaput plasma e. Dinding sel Pembahasan: Organel yang berperan yaitu selaput plasma yang tersusun dari protein dan lemak. Jawaban : D Sumber: USM 1987 SOAL-SOAL STRUKTUR DAN FUNGSI SEL 1. Teori sel yang menyatakan bahwa "omnis cellulae cellula" adalah . . . A. Rudolf Virchow D. Max Schultz B. Johanes Furkinye E. Felix Dujardin C. Thomas H.Huxley 2. Bagian-bagian sel tersebut berikut ini terdapat di luar nukleus, kecuali . . . A. kromatin D. ribosom B. badan golgi E. plastida C. kromatid 3. Diantara organel berikut, ditemukan pada sel hewan maupun sel tumbuhan . . . A. plastida dan membaran sel B. dinding sel dan mitokondria
15
C. retikulum endoplasma dan ribosom D. dinding sel dan inti sel E. plastida dan badan Golgi 4. Fungsi utama Ribosom dalam sel adalah . . . A. membentuk butiran yang melekat pada retikulum endoplasma B. mempercepat terjadinya oksidasi C. tempat penggabungan beberapa jenis asam amino D. mengasilkan kode genetika E. membentuk ARN duta 5. Dalam sel terdapat mitokondria yang sering disebut "the power house". Dalam butir-butir kecil ini terjadi : A. pembentukan protein B. pembentukan lemak C. oksidasi zat makanan D. pembentukan vitamin E. penyiapan glikogen 6. Bila kita bernafas tidak sempurna, maka dalam tubuh akan terbentuk zat racun hidrogen feroksida (H2O2). Organel yang dapat menetralisir zar tersebut adalah . . . A. Lisosom D. Mitokondria B. Feroksisom E. Nukleus C. Badan golgi 7. Perhatikan gambar di bawah ini:
Susunan gambar di atas merupakan struktur bersifat dinamis dan mempunyai struktur seperti fluida. Struktur ini terutama disusun oleh senyawa utama yaitu........
a. Protein
b. lemak
c. Fosfolipid
d. karbohodrat
e. lemak dn krabohiodrati
8. Selubung dari suatu inti sel tersusun atas membran-membran yang terdiri dari : A. 2 lapisan protein. B. 4 lapisan protein dengan berbagai lemak. C. 2 lapisan lipid dengan berbagai protein D. 4 lapisan lipid. E. 2 lapisan protein dan asam lemak 9. Filamen yang tersusun dari molekul protein aktin dan myosin disebut….. A. makrofilamen. B. filamen intermedia. C. mikrotubula. D. mikrofilamen E. badan mikro 10. Perhatikan gambar di bawah ini:
x
16
Bagian yang ditunjuk oleh X disebut…dan berfungsi….
A. Protein perifer---reseptor
B. Protein integral---protein carrier
C. Protein ekstrinsik--enzim
D. Glikolipid---antibodi
E. Glikoprotein---reseptor
11. Fungsi dari membran sel adalah sebagai berikut, kecuali…. A. pembungkus sel dan mengatur transpor materi keluar masuk sel B. mempertahankan perbedaan isi sel dengan lingkungan luarnya C. media komunikasi dan hubungan (junction) antar sel D. sebagai resptor terhadap rangsangan luar E. mengatur pergerakan sel
12. Perhatikan gambar di bawah ini ! Ciri khas pada organisme ini tidak ditemukan….
A. ribosom D. flagela B. bahan genetik E. membran sel C. membran inti
13. Perhatikan gambar di bawah ini:
Peristiwa yang terjadi seperti terlihat pada gambar diatas adalah . . . A. Fagositosis D. pinositosis B. Transpor pasif E. difusi terfasilitasi C. osmosis 14. Penyusutan ekor berudu pada saat metamorfosis disebabkan oleh aktivitas…. A. lisosom C. nukleus B. badan Golgi D. peroksisom E. ribosom 15. Perhatikan gambar di bawah ini:
1
5
4
2
3
17
Berdasarkan diagram sel di atas, organel manakah yang terlibat dalam proses pembentukan karbohidrat ? a. 1 d. 4 b. 2 e. 5 c. 3 PILIHAN GANDA MAJEMUK
1. Organel yang berperan dalam penguraian H2O2-----H2O + O2 adalah...
1. badan Golgi 2. badan mikro 3. lisosom 4. peroksisom 2. Organel sel yang terlibat dalam pembentukan ATP adalah... 1. kloroplas 2. badan Golgi 3. mitokondria 4. retikulum endoplasma 3. Di bawah ini merupakan sifat fisika protoplasma adalah : 1. sifat cairan sel 2. Premeabilitasi membran 3. Transformasi zat 4. Tersusun oleh bahan anorganik dan organik 4. Unsur berikut yang tergolong dalam unsur makro dari protoplasma sel tumbuhan yaitu : 1. S,P, Ca, Cl 3. Na, Al, C, O 2. CO, Na, Cl, Fe 4. C, O, N, H 5. Sel hewan yang dimasukkan pada larutan yang hipertonis akan mengalami 1. mengalami haemolisis 2. turgor naik 3. nilai osmosis turun 4. mengalami krenasi 6. Organel sel yang berperan dalam pergerakan sel adalah . . .
1. mikrosom
2. mikrotubulus
3. mitokondria
4. mikrofilamen
7. Organel berikut ditemukan pada sel tumbuhan maupun sel hewan adalah . . .
1. plastida 2. retikulum endoplasma
3, dinding sel 4. ribosom 8. Struktur membran sel secara kimia terdiri dari . . .
1. glikolipida 2. fosfolipida
3. sterol 4. lipopretein
9. Fungsi membran sel antara lain . . .
1. sebagai penerima rangsang dari luar
2. pembatas antara isi sel dan lingkungan luar
3. tempat reaksi kimia tertentu
4. mengendalikan pertukaran zat
10. Gerakan zat melewati membran sel antara lain . . .
1. transpor pasif 2. difusi dan osmosis
3- transpor aktif 4. Endositosis & eksositosis
11. Molekul-molekul yang dengan mudah dapat melewati membran sel adalah . . .
1. H2O 2. CO2 3. O2 4. Glukosa
12. Yang berhubungan dengan tranpor aktif . . .
1. memerlukan energi
2. melawan perbedaan konsentrasi
18
3. gerakan zat satu arah
4. dipengaruhi oleh muatan listrik
13. Organel sel yang memiliki membran dua lapis adalah . . .
1. lisosom 2. kloroplas
3, peroksisom 4. nukleus . 14. Asam Deoksiribosa Nukleat (ADN) terdapat dalam organel berikut kecuali pada .
1. mitokondria 2. kloroplas
3. nukleus 4. kompleks golgi 15. Bagian sel berikut yang merupakan inklusio atau paraplasma adalah yang di bawah ini : 1. dinding sel 3. plastida 2. karbohidrat 4. alkoloid PILIHAN SEBAB AKIBAT 1. Protoplasma mudah berubah dari sel ke sel ke gel atau dari gel ke sel SEBAB Kadar air dalam protoplasma mempengaruhi kepekatan protoplasma 2. Sifat semipermeabel selaput sel berkemampuan untuk memilih zat-zat yang diperlukan SEBAB Semipermeabel selaput sel di dasari oleh strukturnya yang terdiri dari lipoprotein 3. Plasmolisis terjadi bila sel tumbuhan berada dalam larutan yang hipertonik dibandingkan dengan cairan sel SEBAB Plasmolisis merupakan peristiwa lepasnya protoplasma dari dinding sel 4. Apabila seorang siswa menetesi darah dengan larutan gula pada suatu gelas objek, kemudian mengamatinya dibawah mikroskop, siswa akan menemukan semua sel darah pecah SEBAB Larutan gula menyebabkan terjadinya haemolisis pada sel-sel darah yang diamati. 5. Semua sel berasal dari hasil pembelahan sel-sel sebelumnya SEBAB Sel merupakan satuan struktural dan fungsional dari kehidupan 6. Krenasi terjadi bila sel hewan berada dalam larutan yang hipertonik dibandingkan dengan cairan sel SEBAB Krenasi merupakan peristiwa lepasnya protoplasma dari dinding sel 7. Sel prokariotiak dapat dibedakan dari sel sel eukariotiak karena tidak memilki membran sel SEBAB Membran sel pada sel prokariotik teridri dari 2 lapis fosfolipid 8. Ciri khas sel tumbuhan adalah memilki plastida yang berperan penting dalam fotosintesis SEBAB Tumbuhan memilki zat hijau daun (klorofil) tempat berlangsungnya fotosintesis 9. Sel hewan dapat dibedakan dari sel tumbuhan dilihat dari adanya vakuola yang besar SEBAB Vakuola pada tumbuhan berperan menyimpan berbagai metabolit seperti minyak atsiri.
19
10. Organel yang berperan penting saat pergerakan dan aktivitas otot adalah mitokondria SEBAB Saat pergerakan sel diperlukan energi berupa ATP.
Essay
1. Sebutkan beberapa perbedaan penting antara sel prokariotik dan sel eukariotik!
2. Sebutkan beberapa perbedaan penting antara sel tumbuhan dan sel hewan!
3. Buatlah suatu bagan skematik yang menunjukan bagaimana suatu sel membentuk, mengemas dan mengeluarkan sekretnya ke lingkungan ekstraselulernya!
4. Mengapa sel-sel yang aktivitas sekretorisnya tinggi memiliki ukuran nukleolus yang relatif besar? Jelaskan!
5. Apakah yang akan terjadi jika sel yang hidup diambil intinya? Jelaskan!

Borland C++ setprecision, setbase, setw, setfill, dan setiosflags

Postingan kali ini adalah salah satu tugas mata kuliah yang di berikan oleh Dosen saya  mudah-mudahan  ini bisa membantu teman-teman!!!

Apa itu Borland C++??
Borland C++ adalah perangkat lunak untuk menyusun aplikasi yang berdasarkan 
pada bahasa pemrograman C dan bekerja dalam lingkungan sistem operasi  
windows. Dengan Borland C++ , kita akan merasakan begitu mudahnya menyusun
program aplikasi, karena Borland C++ memiliki keunggulan bahasa pemrograman
-nya yang terletak pada produktivitas, kualitas, pengembangan perangkat lunak, 
kecepatan kompilasi serta diperkuat dengan program yang terstruktur.

1.Setprecision  
merupakan suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk mengatur jumlah digit decimal yang ingin ditampilakan. Contoh  listing program adalah:
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
#include <iostream.h>
#include <iomanip.h>
void main()
{
float a, b, c;
a=25.77;
b=23.45;
clrscr();
c=a * b;
cout<<setiosflags (ios::fixed);
cout<<setprecision (1) <<c<<endl;
cout<<setprecision (2) <<c<<endl;
cout<<setprecision (3) <<c<<endl;
cout<<setprecision (4) <<c<<endl;
cout<<setprecision (5) <<c<<endl;
getch();
}

2.Setbase
Merupakan suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk konversi bilangan octal, Decimal, dan Hexadecimal.file yang header yang harus di sertakan iomanip.h.
Contoh listing programnya adalah sbb:

#include <stdio.h>
#include <conio.h>
#include <iostream.h>
#include <iomanip.h>
main()
{
int a=250;
clrscr;
cout<<"PENGGUNAAN MANUPULATOR SETBASE()"<<"\n\n";
cout<<"============================"<<"\n";
cout<<"Decimal Octal Hexadecimal"<<endl;
cout<<"============================"<<"\n";
for(a=250;a<=260;a++)
{
cout<<setbase (10)<<a<<"     ";
cout<<setbase (8)<<a<<"     ";
cout<<setbase (16)<<a<<endl;
}
getch();
}
3.Setw()
Merupakan suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk mengatur lebar tampilan 
dilayar dari suatu nilai variabel. File header yang harus disertakan file iomanup.h.
Contoh listing programnya adalah:

#include <iostream.h>
#include <iomanip.h>
#include <conio.h>
void main()
{
int A=1, B=25, C=266, D=2356, E=12456, F=875654;
clrscr();
cout<<"Penggunaan Manipulasi Setw"<<"\n\n";
cout<<"=========================="<<"\n\n";
cout<<"Penduduk kota A="<<setw(7)<<A<<endl;
cout<<"Penduduk kota B="<<setw(7)<<B<<endl;
cout<<"Penduduk kota C="<<setw(7)<<C<<endl;
cout<<"Penduduk kota D="<<setw(7)<<D<<endl;
cout<<"Penduduk kota E="<<setw(7)<<E<<endl;
cout<<"Penduduk kota F="<<setw(7)<<F<<endl;
getch();
}
4.Setfill
Merupakan suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk menampilkan suatu karakter yang digunakan untuk menampilkan suatu karakter yang diletakkan di  depan nilai yang 
di atur oleh fungsi setw(). File header yang harus disertakan file header iomanip.h.

#include <conio.h>
#include <iostream.h>
#include <iomanip.h>
main()
{
int a;
clrscr();
cout<<"PENGGUNAAN MANIPULATOR SETFILL()\n";
cout<<"================================\n";
for(a=1;a<=15;a++)
{
cout<<setfill('_');
cout<<setw(a)<<a<<endl;
}
getch();
}

5.Setiosflags
Merupakan suatu fungsi manupulator yang digunakan untuk mengatur sejumlah format keluaran data. Fungsi ini biasa pada fungsi cout(). File header yang harus disertakan
adalah iomanip.h.
Contoh listing programya adallah sbb:

#include <conio.h>
#include <iostream.h>
#include <iomanip.h>
main()
{
int a=87, b=32;
clrscr();
cout<<"Penggunaan ios::left dan ios ::right \n\n";
cout<<"=====================================\n\n";
cout<<"Rata sebelah kiri=";
cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(10)<<a;
cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(10)<<b<<endl;
cout<<"Rata sebelah kanan=";
cout<<setiosflags(ios::right)<<setw(10)<<a;
cout<<setiosflags(ios::right)<<setw(10)<<b;
getch();
}


Referensi:
Buku Edisi Revisi Pemrograman C++ dengan Borland C++ 5.02

Wednesday, 18 March 2015

AKIBAT PERILAKU MENYIMPANG

AKIBAT PERILAKU MENYIMPANG

Seorang perilaku penyimpangan senantiasa berusaha mencari kawan yang sama untuk bergaul bersama, dengan tujuan supaya mendapatkan “teman”. Lama-kelamaan berkumpullah berbagai individu pelaku penyimpangan menjadi penyimpangan kelompok, akhirnya bermuara pada penentangan terhadap norma masyarakat. Dampak yang ditimbulkan selain terhadap individu juga terhadap kelompok atau masyarakat. Dampak apa saja yang ditimbulkan adanya tindak penyimpangan terhadap kelompok masyarakat…??? Marilah kita bahas satu persatu :


a. Kriminalitas tindak kejahatan Tindak kekerasan seorang kadangkala hasil penularan seorang individu lain, sehingga tindak kejahatan akan muncul berkelompok dalam masyarakat.
Contoh : seorang residivis dalam penjara akan mendapatkan kawan sesama penjahat, sehingga sekeluarnya dari penjara akan membentuk “kelompok penjahat” , sehingga dalam masyarakat muncullah kriminalitas-kriminalitas baru.


b. Terganggunya keseimbangan sosial Robert K. Merton mengemukakan teori yang menjelaskan bahwa perilaku menyimpang itu merupakan penyimpangan melaliu struktur sosial. Karena masyarakat merupakan struktur sosial, maka tindak penyimpangan pasti akan berdampak terhadap masyarakat yang akan mengganggu keseimbangan sosialnya.
Contoh : pemberontakan, pecandu obat bius, gelandangan, pemabuk, dsb.


c. Pudarnya nilai dan norma Karena pelaku penyimpangan tidak mendapatkan sanksi yang tegas dan jelas, maka muncullah sikap apatis pada pelaksanaan nilai-nilai dan norma masyarakat. Sehingga nilai dan norma menjadi pudar kewibawaannya untuk mengatur tata tertib dalam masyarakat. Juga karena pengaruh globalisasi di bidang informasi dan hiburan memudahkan masuknya pengaruh asing yang tidak sesuai dengan budaya Indonesia mampu memudarkan nilai dan norma, karena tindak penyimpangan sebagai eksesnya.
Contoh : karena pengaruh film-film luar yang mempertontonkan tindak penyimpangan yang dianggap hal-hal yang wajar disana, akan mampu menimbulkan orang yang tidak percaya lagi pada nilai dan norma di Indonesia. 
Banyak faktor yang menyebabkan timbulnya prilaku menyimpang dikalangan para remaja. Di antaranya adalah sebagai berikut:
1 . Nafsu
2. Tehnologi
3. Longgarnya pegangan terhadap agama
4. Sosialisasi sub kebudayaan yang menyimpang
5. biologis, psikologis, sosiologis
6. Malas
7. Miskin
8. Kesempatan
9. Labil
10.Kebodohan