Please Bantu Saya, Like This !!!

×

Powered By Blogger Widget and Get This Widget

Sunday, 8 December 2013

TIPE-TIPE BUDAYA POLITIK BAIK BERDASARKAN SIKAP YANG DITUNJUKKAN MAUPUN ORIENTASI POLITIKNYA

TIPE-TIPE BUDAYA POLITIK BAIK BERDASARKAN SIKAP YANG DITUNJUKKAN MAUPUN ORIENTASI POLITIKNYA -Berdasarkan Sikap yang Ditunjukkan Budaya Politik Militan Merupakan budaya politik yang tidak memandang perbedaan sebagai usaha alternatif yang terbaik, melainkan dipandang sebagai usaha jahat dan menantang. Bila terjadi krisis, yang dicari adalah kambing hitamnya bukan peraturan yang mungkin salah. Budaya Politik Toleransi Merupakan budaya politik yang pemikirnnya berpusat pada masalah atau ise yang harus dinilai. Budaya polotik ini berusaha untuk mencari konsensus yang wajar dengan selalu membuka pintu untuk bekerja sama, sikap petral atau kritis terhadap ide orang, tetapi bukan curiga terhadap orang. Berdasarkan Orientasi Politiknya Realitas yang ditemukan oleh budaya politik ternyata memiliki beberapa variasi. Berdasarkan orientasi politik yang dicirikan dan karakter-karakter dalam budaya politik. Setiap sistem akan memiliki budaya politik yang berbeda. Perbedaan ini terwujud dalam tipe-tipe yang ada dalam budaya politik yang setiap tipe memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Berdasarkan orientasi politiknya budaya politik dibagi menjadi 3 yaitu :  1. Budaya Politik Parokial Yaitu budaya politik dimana partisipasi warga negar dalam bidang politik sangat rendah. Hal ini disebabkan oleh faktor kognitif (pengetahuan dan tingkat pendidikan yang relatif rendah).  2.Budaya Politik Subjek / Kaula Merupakan budaya politik yang relatif lebih maju (baik sosial maupun ekonomi), akan tetapi masih bersifat pasif.  3. Budaya Politik Partisipan Yaitu budaya politik dimana tingkat partisipasi atau kesadaran politik warga negara sangat tinggi karena tingkat pengetahuan yang tinggi BUDAYA POLITIK BERSIFAT ABSOLUT Budaya politik yang memiliki sikap mental absolut memiliki nilai-nilai dan kepercayaan yang dianggap sudah sempurna dan tidak dapat diubah lagi. Pola pikir demikian hanya memberikan perhatian pada apa yang selaras dengan mentalnya dan menolak/menyerang hal-hal yang baru dan berlainan. Budaya Politik Parokial Budaya politik parokial (parochial political culture) adalah budaya politik yang menyangkut budaya pada wilayah atau lingkup yang kecil dan sempit, misalnya budaya bersifat provinsial. Tipe budaya politik ini umumnya terdapat pada masyarakat suku Afrika atau masyarakat pedalaman di Indonesia. dalam masyarakat ini tidak ada peran politik yang bersifat khusus. Berikan alasan penjelasan mengapa di dalam kehidupan masyarakat ada sebagian yang memiliki budaya politik parokial? • Karena sebagian masyarakat masih mempunyai pola pikir yang sederhana sehingga politik tidak dijadikan prioritas utama dalam kehidupannya. Hal inilah yang menyebabkan kepala suku, kepala kampung, kyai, atau dukun, yang biasanya merangkum semua peran yang ada, baik peran yang bersifat politis, ekonomis atau religius. Alasan bagaimana dalam kenyataan didalam masyarakat terdapat budaya politik campuran parokial-partisipan Budaya politik ini dapat muncul di masyarakat karena kurangnya sosialisasi politik kepada masyarakat. Hal ini disebabkan karena ada sebagian masyarakat yang pengetahuannya relatif rendah terutama pengetahuan tentang politik, tetapi ada sebagian masyarakat yang memiliki pengetahuan dan kesadaran yang tinggi sebagai warga negara yang aktif dalam memberika perhatian terhadap sistem politik yang ada di negaranya. Hal ini menyebabkan didalam negara tersebut terjadi perpaduan antara budaya politik parokial dan partisipan. Sehingga dalam kenyataan tidak satupun negara yang memiliki budaya politik murni parokial, partisipan, dan subjek. Karena Budaya politik ini banyak didapati di negara-negara berkembang. Pada tatanan ini terlihat Negara-negara tersebut sedang giat melakukan pembangunan kebudayaan. Norma-norma yang biasanya diperkenalkan bersifat partisipatif, yang berusaha meraih keselarasan dan keseimbangan sehingga tentu mereka lebih banyak menuntut kultur partisipan. Persoalannya ialah bagaimana dalam kondisi masyarakat yang sedang berkembang tersebut dapat dikembangkan orientasi terhadap masukan dan keluaran secara simultan. Pada kondisi ini sistem politik biasanya diliputi oleh transformasi parokial, satu pihak cenderung kearah otoritarianisme, sedangkan pihak lain kearah demokrasi. Struktur untuk bersandar tidak dapat terdiri atas kepentingan masyarakat, bahkan infrastrukturnya tidak berakar pada warga negara yang kompeten dan bertanggung jawab. Perbedaan pokok model-modelkebudayaan antara demokratik industrial dengan demokratis pra-industrial Demokratik industrial dan demokratik pra-industrial merupakan model kebudayaan politik. Dalam sistem demokratik industrial cukup banyak aktivis politik untuk menjamin adanya.Kompetisi partai-partai politik dan kehadiran pemberian suara yang besar, sedangkan dalam sistem demokratik praindustrial hanya terdapat sedikit sekali partisipan dan sedikit pula keterlibatannya dalam pemerintahan. Demokratik Industrial Dalam sistem ini cukup banyak aktivis politik untuk menjamin adanya kompetisi partai-partai poli-tik dan kehadiran pemberian suara yang besar. Demokratis Pra Industrial Dalam sistem ini hanya terdapat sedikit sekali parti-sipan dan sedikit pula keter-libatannya dalam pemerintahan. Demokratik Pra- Industrial Sistem ini memiliki cukup banyak aktivis politik untuk menjamin adanya kompetisi- kompetisi antar Partai Politik dan pemberian suara yang cukup besar. Dalam sistem ini jumlah industri dan gerakan modernis amat kecil meskipun terdapat organisasi politik dan partisipan, keterlibatannya dalam pemerintahanpun hanya sedikit. Dari tabel di atas kita dapat menyimpulkann bahwa model kebudayaan. Demokratik Industrial identik dengan budaya politik partisipan dimana tingkat partisipasi atau kesadaran masyarakat yang tinggi, sedangkan model kebudayaan Demokratik Pra- industrial identik dengan budaya politik parokial dimana partisipasi masyarakatnya dalam pemerintahan yang sangat kecil.

resensi tentang buku Berobat Dua Puluh Juta Per Hari

JudulBuku : BerobatDuaPuluhJutaPer Hari Penulis : M. Iqbal Dawami Penerbit : Sabil, Yogyakarta Tahun : I, Mei 2013 Tebal : 206 halaman Melalui buku ini kita diajak untuk memahami hikmah yang ada dalam setiap kejadian yang pernah dialami oleh orang lain. Kehidupan mengajarkan kita bahwa tidak ada yang sia-sia di dunia ini. Ada hikmah luar biasa dari setiap kejadian yang kita anggap sepele dan tidak penting. Ada pelajaran berharga dari sepercik peristiwa yang sepertinya biasa saja di mata kita. Dalam buku ini terangkum 25 renungan dari kisah dan pengalaman sederhana orang lain, namun sarat permata makn kehidupan.Kita bias belajar tentang sebuah ketekunan lewat cerita “Penantian Alice”. (hal. 13). Ia tidak pernah berputus asa menanam bunga Marigold untuk menghasilkan bunga berwarnaputih bersih yang akan dibeli oleh sebuah perusahaan dengan harga yang mahal. Butuhwaktu 20 tahun baginya untuk mewujudkan mimpi itu. Inti dar icerita Alice adalah pelajaran tentang pentingnya sebuah ketekunan. Bahwa ketekunan adalah unsure penting untuk meraih kesuksesan. Banyak orang yang gagal dalam hidupnya bukan karena mereka bodoh atau tidak mampu, tetapi mereka terlalu cepat menyerah pada usaha pertama. Lewat cerita “Gara-garaKencing di Toilet Pemakaman” (hal. 73) kita dianjurkan agar dalam kehidupan ini, kita selalu dianjurkan untuk berpikir positif. Dengan begitu pikiran kita juga bermuatan positif. Sehingga kita dapat menjalani hidup ini tanpa harus dihantui oleh ketakutan akan hal yang belum pasti terjadi. Kita bias lihat lewat kisah ini bagaimana seorang lelaki yang tiba-tiba mendapat warisan. Mulanya ia merasa takut dipanggil oleh seorang pengacara, ia menduga akan dipenjara karena telah buang air di toilet pemakaman. Ternyata dugaannya salah. Memilih berpikir positif adalah sebuah pilihan. Ketika dihadapi sebuah persoalan maka kita dihadapi oleh sebuah pilihan, apakahberpikir negative atau positif? Korelasi antara pilihan yang terja di dalam pikiran kita itulah yang akan mempengaruhi tindakan kita dalam menyikapi sebuah masalah. Banyak cara yang bias kitalakukan untuk bias belajar lebih arif dalam hidup ini, termasuk dari orang lain yang ada di sekitar kita. Kita memang selalu di tuntut untuk tidak pernah berhenti belajar sampai akhir hayat. Karena semakin banyak kita mengambil pelajaran, semakin banyak kita tahu bahwa masih banyak kekurangan dalam diri kita. Kelebihan : Cerita-cerita dalam buku ini tersaji apik, ringan, dan menginspirasi. Kita bias memilih bagian-bagian mana yang ingin kita baca lebih dulu. Lewat cerita-cerita penuh hikmah ini, kita akan lebih bias mengelola hati agar menjadi manusia yang lebih arif dalam memahami makna kehidupan. Di dalam buku ini, juga terdapat kata-kata bijaksana di akhir cerita. Kekurangan : Di setiap cerita di buku ini tidak terdapat gambar yang bisa mengurangi banyak pembeli. Cerita di buku ini juga lebih sedikit dibandingkan kata-kata kiasannya.

contoh proposal 2013

I. LATAR BELAKANG SMAN 1 Praya adalah SMAN yang sangat popular di Lombok Tengah bahkan sampai NTB(Nusa Tengara Barat).Bukan hanya dibidang Akademik saja tetapi SMAN 1 Praya juga berprestasi dibidang Non Akademik.Dibidang Akademik SMAN 1 Praya mampu menempati urutan ke-…….dari nilai ujian nasional se-NTB,tidak mengherankan karena siswa-siswa yang dididik dan guru yang mendidik sangat kerjakeras serta disiplin dalam melakukan suatu pekerjaan.Selain itu SMA 1praya juga menorehkan beberapa penghargaan contohnya juara ke…Olimpiade Fisika tingkat…,juara ke…. Olimpiade kimia tingkat… juara ke…Olimpiade biologi tingkat…, juara ke…Olimpiade matematika tingkat…, Selain berpartisipasi dan barpraestasi dibidang Akademik SMAN 1 Praya juga berprestasi dibidang nonakademik contohnya juara umum Loket Praja 11 tingkat NTB,menjadi pengibar bendera tingkat propinsi,juara 3 karate PRAPON tingkat Nasional,juara debat bahasa inggris dan bahasa Indonesia tingkat propinsi dst.Semua itu berkat dan partisipasi di masing-masing ekskul sehingga dari itu semua SMAN 1 Praya dapat Berjaya ditingkat kabupaten,propinsi,nasional,bahkan internasional. Masing-masing ekskul yang terdapat diSMAN 1Praya memiliki kharakteristik dan cirri khas yang luar biasa andaikan kita dapat mengelola dengan baik dan memanfaatkan dengan baik sesuai bidang masing-masing contohnya ekskul Paskibra dengan kedisiplinan yang tak diragukan lagi,ekskul Go Green dengan semangat cinta lingkungan yang tinggi,ekskul Teater dengan mental yang tiada tara,PMR dengan jiwa kemanusiaan untuk saling tolong menolong tanpa mengenal perbedaan,ekskul Remush dengan keimanan dan ketakwaan yang kuat terhadap Allah SWT, ekskul Pramuka yang akhir-akhir ini menjadi ekskul wajib kurikulum 2013 dengan bermacam-macam cirri khas yang dimiliki ekskul lainnya serta drum bend dan dodak SMAN 1Praya yang selalalu berpartisipasi setiap ada upacaya II. TEMA Tema kegiatan yang kami usung adalah Pentas Keterampilan dan Persatuan, Ekskul SMA 1 PRAYA III. PERMASALAHAN YANG DIHADAPI Ekskul-ekskul yang ada di SMAN1 Praya memiliki tujuan masing-masing,karena tujuan yang masing-masing itulah kami khawatir akan adanya perselisihan diantara ekskul Kurangnya sosialisali sehingga ekskul-ekskul banyak yang tak dikenal manfaatnya IV. TUJUAN INGIN DICAPAI • Mengenalkan manfaat dari masing-masing ekskul sehingga dapat berguna bagi dirisendiri serta bagi orang lain • Menghidupkan rasa kerjasama kasih saying diantara ekskul SMAN 1Praya • Mencari dana untuk bantual social • Mengetes seberapa siap ekskul turun dalam kehidupan nyata dengan ilmu yang ia bawa dari sekolah • V. SASARAN KEGIATAN Semua warga SMAN 1Praya baik guru,para pekerja dan siswa-siswi VI. KEGIATAN YANG DILAKUKAN Adapun kegiatan yang a kan kami bertepatan pada: Waktu dan tanggal: selesai sholat-berakhir /12 oktober 2013 Tempat : SMAN 1 PRAYA VII. RENCANA ANGGARAN Rencana anggaran terdapat di lampiran 1 VIII. SUSUNAN ACARA 1. Pembukaan 2. Pembacaan tilawatil Qur’an 3. Sambutan kepala sekolah SMAN 1PRAYA 4. Sambutan Pembina OSIS SMAN 1 PRAYA 5. ACARA: • Pertunjukan pentas ekskul Gendang Belek • Pertunjukan ceramah singakat yang akan dibawakan oleh anggota ekskul remush • Pertunjukan pentas ekskul paskibra berkalaborasi dengan PMR • Pertunjukan pentas ekskul Teater berkalaborasi dengan Go Green • Pertunjukan pentas ekskul Drum Band 6. Doa 7. penutup IX. PENUTUP Lampiran 1 RENCANA ANGGARAN NO BARANG Banyak HARGA KEBUTUHAN JUMLAH 1 Mic sound 5 buah RP 100 000,00 RP 500.000,00 2 Komsumsi pramuka Komsumsi Paskibra Komsumsi PMR Komsumsi Teater Komsumsi Gendang Belek Komsumsi Drum band Komsumsi Go Gree Komsumsi Remush 6 orang 18 orang 8 orang 15 orang 25 orang 25 orang 6 orang 4 orang RP 7.000,00 RP 7.000,00 RP 7.000,00 RP 7.000,00 RP 7.000,00 RP 7.000,00 RP 7.000,00 RP 7.000,00 RP 42..000,00 RP 126.000,00 RP 56.000,00 RP 105.000,00 RP 175.000,00 RP 175.000,00 RP 42.000,00 RP 28.000,00 3 Sewa Terop - RP 450.000,00 RP 450.000,00 4 Sewa Dokumentasi - RP 50.000,00 RP 50.000,00 5 Komsumsi Tamu Undangan 20 orang RP 10.000,00 RP 200.000,00 6 Sewa dekorasi - RP 150.000,00 RP 150.000,00 Total Dana RP 2.099.000,00

CERPEN tentang pengalaman memancing

PENGALAMAN PERGI MEMANCING Masih teringat dengan kejadian yang sudah lama berlalu. Aku, Hendra dan Armin pergi melihat pancing ikan yang kami biarkan di sebuah telaga yang tepatnya dibelakang perumahan warga. Kala itu pancing Armin mendapatkan dua ikan Sembur (lele) dan satu ikan Betok. Wah, senangnya kami itung-itung untuk sarapan pagi besok. sewaktu pulang kami melewati jalan yang menanjak dan banyak bukit-bukit. Waktu itu aku berjalan tepat dibelakang Armin dan Hendra. Aku melihat mereka mendaki dan menginjak sebuah gundukan. Sewaktu aku menginjaknya aku merasakan sesuatu yang aneh, terasa dalam hati ada sesuatu yang aneh pada gundukan tanah dengan ukuran lebar 1 meter, lebar 0,5 meter dan tinggi sekitar 25-30 sentimeter itu. Akan tetapi aku santai saja. Malamnya sekitar jam 20.00 WITA kami pergi melihat pancing lagi. Tetapi kali ini aku melihatnya tidak dengan Hendra lagi karena Hendra malas dan mengantuk sekali. Jadi aku, Ryan dan Armin pergi melihat pancing ikan itu. Kali ini pancing Armin mendapatkan ikan lagi tapi hanya satu ikan yang dia dapatkan dan itupun ikan Betok kecil sebesar jempol tangan. Besoknya aku, Ryan dan Armin melihat pancingnya lagi, dan kami tidak mendapatkan ikan satupun tapi sewaktu pulang akhirnya terungkaplah kegundahanku tentang tanah gundukan tadi. "Yan, ini kuburan yan !" Sapa Armin dengan sedikit terkaget. "Eh, iya Ar" jawab aku. "Matilah kita, semalam aku, kau, Hendra sama Rian menginjak-injak itu" "iya, yaudahlah kitakan tidak sengaja Ar, ayo pulang" Malamnya kami mendiskusikan hal itu. Armin : Masak iya yan, itu kuburan ? Ryan : iya Ar, ada dua patok kayak nisan gitu. Hendra : matilah kalian, aku tadi tidak nginjak kan. Ryan : jadi gimana ini ? nanti kualat pula kita. Armin : Matilah... Hendra : hmmm... Ryan : Yaudah besok kita bareng-bareng saja kesana ya minta maaf sama kuburannya. Armin : kan kita tidak sengaja jadi tidak apa-apa lah yan. Ryan : Armin, dulu aku mendengar hadist intinya gini "Jika kita menginjak kuburan seseorang maka sama saja dengan menginjank si mayat sewaktu di masa hidupnya" Diem sejenak... Hendra : Yaudah besok kita bareng saja kesana minta maaf ya. Armin : Ya sudah. *** Besoknya tepatnya setelah solat ashar, kami berangkat sama sama. Tibalah kami tepat didepan kuburan tersebut. kami berjejer disamping kuburan tersebut. "Yaudah, siapa yang mau bicara duluan ?" tanya aku sama mereka. "Kau lah yan" kata Hendra "Ndak mau saya, Armin saja. Dia kan paling tua !" kata Ryan. "Jangan aku lah" jawab Armin. Sejenak kami terdiam membisu karena tidak ada yang berani memulai minta maaf. kemudian tiba-tiba Ryan bicara "yaudah kita bersihkan saja kuburanya bersama-sama sambil minta maaf masing-masing saja ya !" Kemudian kami membersihkan kuburan dan meminta maaf pada kuburan. kami menduga kalau itu adalah kuburan anak bayi, mungkin anak yang punya rumah di belakang ini. Terkadang kebiasaan orang-orang tua dulu mengubur anaknya yang kecil dibelakang rumahnya, jadi kami wajar saja. Kemudian kami pulang, sewatu kami pulang kami menjumpai pemilik tanah tersebut. "Kek, dibelakang ada kuburan ya kek ?" tanya Hendra. "tidak ada dek, memang kenapa dek ?" jawab yang punya tanah. sesaat itu juga kami saling berpandangan satu sama lain dan tersenyum bodoh satu sama lain. "Gak ada kok kek" kata Hendra menjawab. Dijalan kami saling ejek-ejekan siapa yang paling bodoh ekspresinya karena sebenarnya itu bukan kuburan tapi entahlah apa namanya tapi itu bukan kuburan. hahahaha  Sekian...

Konfigurasi software untuk kelas X

Konfigurasi software software (perangkat lunak) adalah serangkaian program, procedur dan dokemuntasi yang berhubungan dengan pengolahan data . Namun kini istilah software yang dikenal adalah berkenaan dengan program yang digunakan pada suatu sistem komputer. Klasifikasi dari software terbagi menjadi : A. Sistem Operasi Sistem operasi ditujukan untuk mengontrol input/output device, manajemen penyimpanan, manajemen data, penerjemahan bahasa dari pelajaran lain yang berhubungan dengan hardware. Sistem operasi ini sangat dibutuhkan pada komputer karena sistem operasi digunakan pada awal bekerjanya komputer atau sebagai penghubung antar hardware dan software. Adapun fungsi dasar dari sistem operasi adalah : A. Menjadwalkan Tugas Fungsi ini untuk mengurutkan pelaksanaan tugas dari pemakai komputer sesuai dengan prioritas yang telah di tentukan organisasi atau perusahaan. B. Mengelola sumberdaya perangkat lunak dan perangkat keras Dengan adanya sistem operasi, sumber daya perangkat keras dapat dikelola dengan baik. Seperti menyimpan hasil kerja pemakai komputer dalam menyimpan fisik dan pembuatan program yang berbeda antara satu pemakai yang lain untuk pemakaian sumberdaya tersebut sesuai dengan kebutuhannya C. Menjaga Keamanan Sistem Kini sistem operasi dikembangkan dengan menambahkan Password pada awal dijalankannya sistem operasi tersebut dijalankannya sistem operasi tersebut seperti LINUX/UNIX dan Windows NT, sehingga pemakai komputer antara pemakai biasa (user) adminstrator dan supervisor dan jika password tersebut tidak ditemukan pemakai komputer yang tidak terdaftar dalam sistem operasi tidak dapat menggunakan komputer tersebut. Dengan demikian , komputer dapat dari tangan tangan yag tidak mempunyai kepentingan terhadap perusahaan atau organiisasi

Alat gerak pasif

ALAT GERAK PASIF Disusun Oleh: Ahmad Fatoni Dwi Putra (01) & Lalu Ardani Aulia (17) BIOLOGI XI IPA 2 SMA NEGERI 1 PRAYA   A. Fungsi Tulang Tulang merupakan jaringan ikat keras yang membentuk rangka sebagian besar Vertebrata, termasuk manusia. Beberapa fungsi penting yang dimiliki tulang antara lain sebagai penopang dan pemberi bentuk tubuh, sebagai alat gerak pasif, tempat melekatnya otot rangka, sebagai pelindung organ-organ vital tubuh, sebagai tempat pembentukan sel darah merah dan sebagai tempat cadangan mineral. a. Tulang Sebagai Penopang dan Pemberi Bentuk Tubuh Meskipun tampak rapuh, rangka mampu menopang atau memikul beban tubuh kita. Tanpa rangka, tubuh kita tidak ada bedanya dengan onggokan daging tanpa bentuk. b. Tulang Sebagai Alat Gerak Pasif Sebagai alat gerak pasif, tulang tidak dapat bergerak sendiri tanpa digerakkan oleh kontraksi otot. Otot merupakan alat gerak aktif yang melekat pada tulang. c. Tulang Sebagai Pelindung Organ Organ Vital Tubuh Tengkorak kepala misalnya, berfungsi sebagai kotak pelindung otak yang kuat. Sementara itu, tulang rusuk merupakan sangkar pelindung bagi jantung dan paru-paru. d. Tulang Sebagai Tempat Pembentukan Sel Darah Merah Pembentukan sel-sel darah merah terjadi di dalam sumsum tulang. e. Tulang Sebagai Tempat Cadangan Mineral Salah satu komponen penyusun tulang adalah kalsium dan fosfat. Jika suatu saat tubuh kekurangan kalsium, tubuh akan mengambilnya dari tulang. B. Jenis Jenis Tulang Tubuh manusia disusun oleh rangka dalam (endoskeleton). Berdasarkan sifat-sifat jaringan penyusunnya, tulang rangka dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu tulang rawan dan tulang keras. 1. Tulang Rawan (Kartilago) Tulang rawan sering juga disebut Kartilago (tulang muda). Penyusun tulang rawan adalah sel-sel tulang rawan yang disebut kondrosit. Kondrosit terbentuk dari sel-sel tulang rawan muda (kondroblas). Setiap kondrosit terletak di dalam rongga kecil yang disebut lakuna. Lakuna ini dikelilingi oleh matriks tulang rawan yang berupa serabut elastin, serabut fibrosa dan serabut kolagen. Matriks tersebut disintesis oleh kondrosit. Tulang rawan bersifat lentur tetapi kuat. Tulang rawan tidak memiliki pembuluh darah, kecuali tulang rawan pada persendian. Di ruang antarsel tulang rawan terdapat banyak zat perekat dan sedikit zat kapur. Berdasarkan kandungan matriksnya, tulang rawan dibagi menjadi tiga jenis, yaitu tulang rawan hialin, tulang rawan elastis dan tulang rawan fibrosa. a. Tualng Rawan Hilain Tualng rawan hialin bersifat kuat dan elastis serta berwarna putih kebiru-biruan. Tulang rawan jenis ini paling banyak ditemukan di dalam tubuh, misalnya pada hidung, trakea, bronkus, laring, ujung tulang rusuk dan persendian. Matriks tulang rawan lebih banyak mengandung serabut elastin daripada serabut kolagen. Tulang rawan hialin juga merupakan penyusun rangka embrio yang akan berkembang menjadi tulang keras. b. Tulang Rawan Elastis Tulang rawan elastis bersifat fleksibel dan elastis serta berwarna kuning. Tulang rawan jenis ini terdapat pada daun telinga, epiglotis, saluran Eustachius dan laring. Tulang rawan ini bersifat lentur karena matriksnya banyak mengandung serabut elastin. c. Tulang Rawan Fibrosa Tualng rawan fibrosa (serat) bersifat keras dan berwarna putih. Matriks tulang rawan fibrosa mengandung banyak serabut kolagen yang bersifat padat dan kasar sehingga kuat, kaku dan sangat liat. Tulang rawan jenis ini dapat ditemukan pada persendian tulang belakang dan tulang tempurung lutut. Pada anak-anak, tulang rawan berasal dari sel mesenkim dan mengandung banyak kondroblas. Pada orang dewasa tulang rawan mengandung banyak matriks. Tulang rawan pada orang dewasa dibentuk oleh perikondrium (selaput tulang rawan) yang mengandung kondroblas. 2. Tulang Keras (Osteon) Tualng keras tersusun atas sel-sel tulang keras yang disebut osteosit. Osteosit juga terletak di dalam lakuna. Osteosit dibentuk oleh sel-sel osteoblas. Selain osteoblas, juga terdapat osteoklas, yaitu sel besar berinti banyak. Osteoklas bersifat mengikis tulang. Sekitar dua per tiga bagian matriks tulang keras terdiri atas berbagai mineral, seperti kalsium fosfat, kalsium klorida dan magnesium fosfat. Mineral-mineral tersebut menyebabkan tulang ini bersifat lebih keras dan kaku dibandingkan dengan tulang rawan serta mempu menahan sinar X. Adapun sepertiga bagian matriks tulang keras tersusun atas serabut kolagen yang menyebabkan sifat elastis dan mengurangi kerapuhan pada tulang. Permukaan luar tualng keras dibungkus oleh membran yang disebut periosteum. Periosteum berfungsi melindungi tulang keras dan menyediakan tempat perlekatan bagi tendon dan ligamen. Periosteum menutupi hampir seluruh bagian tulang keras, kecuali pada bagian persambungan antartulang. Bagian yang disebut persendian ini ditutupi oleh kartilago yang lebih lunak. Perosteum mengandung banyak pembuluh darah, pembuluh limfa dan saraf. Kerusakan pada periosteum menyebabkan rasa sakit pada saat tulang patah. Pembuluh darah pada periosteum menyediakan nutrisi, oksigen dan mineral untuk menjaga agar tulang tetap sehat. Tulang keras terutama berfungsi sebagai penyusun rangka tubuh. Berdasarkan strukturnya, tulang keras dibedakan menjadi tulang kompak dan tulang spons. 1. Tulang Kompak Tualng kompak bersifat halus dan padat. Pada setiap batang tulang kompak terdapat sistem Havers. Di bagian tengah sistem Havers terdapat saluran Havers yang berisi pembuluh darah dan saraf. Setiap saluran Havers dikelilingi leh osteosit. Antarosteosit dihubungkan oleh suatu saluran kecil yang disebut kanalikuli. Di bagian tengah tulang kompak terdapat rongga yang berisi bahan seperti gel yang disebut sumsum. Sumsum tulang dapat berupa sumsum merah yang membentuk eritrosit dan leukosit, atau berupa sumsum kinung yang terdiri atas sel-sel lemak inaktif. 2. Tualng Spons Tualng spons memiliki struktur berongga seperti sarang lebah dengan bobot lebih ringan dibandingkan dengan tulang kompak, namun tetap sangat kuat. Tulang spons tidak memiliki sistem Havers, tetapi rongga-rongga di dalamnya juga berisi sumsum. Tulang spons terdapat pada ujung tulang panjang. Rongga-rongga tulang spons pada tulang paha (femur), tulang lengan atas (humerus) dan tulang dada (sternum) berisi sumsum merah. C. Bentuk Tulang Berdasarkan bentuknya, tulang dapat dibedakan menjadi : a. Tulang Pipa Tulang pipa adalah suatu tabung tulang kompak dengan tulang spons di dalamnya. Sesuai dengan namanya, tulang ini berbentuk seperti pipa, yaitu bulat, panjang dan berongga. Rongga tulang pipa berisi sumsum kuning dan sumsum merah. Kedua ujungnya membulat dan terjadi perluasan yang berfungsi untuk berhubungan dengan tulang lain. Tulang pipa terdiri atas tiga bagian, yaitu bagian ujung (epifisis), bagian tengah (diafisis) dan bagian antara epifisis dan diafisis yang disebut metafisis. Pada bagian metafisis terdapat cakra epifisis, yaitu bagian tulang pipa yang dapat bertambah panjang selama masa pertumbuhan. Pada anak-anak, cakra epifisis berupa kartilago yang mengandung osteoblas, danpada orang dewasa yang sudah tidak bertambah tinggi lagi, cakra epifisisnya sudah mengalami osifikasi. Osteoblas ini terdapat pada sumsum tulang. Sumsum tulang terdapat pada rongga tulang pipa. Sumsum tulang dibedakan menjadi sumsum merah dan sumsum kuning. Sumsum merah berfungsi sebagai tempat pembentukan sel-sel darah merah dan sel-sel darah putih, sedangkan sumsum kuning berfungsi sebagai tempat pembentukan sel-sel lemak. Contoh tulang pipa adalah tulang paha dan tulang betis. Di dalam tulang pipa terdpat osteoblas yang berfungsi untuk perkembangan, pemeliharaan, perawatan dan perbaikan tulang. b. Tualng Pipih Tulang ini berbentuk pipih dan tersusun atas dua lapis tulang kompak yang dipisahkan oleh tulang spons. Rongga di dalamnya berisi sumsum merah. Fungsi utama dari tulang pipih adalah sebgai pelindung organ-organ pentin g, seperto otak, jantung, paru-paru dan kantong kemih. Namun, beberapa jenis tulang pipih seperti tulang belikat, tulang rusuk dan tulang panggul merupakan tempat perlekatan otot. c. Tulang Pendek Tulang ini berbentuk pendek, bulat, atau menyerupai kubus. Bagian luar tulang pendek dibentuk oleh lapisan tipis tulang kompak. Bagian dalamnya disusun oleh tulang spons dengan rongga-rongga yang berisi sumsum merah. Tulang pendek berfungsi untuk menyerap goncangan yang keras dan terdpat pada persendian yang kompleks, seperti pada persendian lutut dan mata kaki. Selain itu, tulang pendek juga berfungsi sebagai penyerap jika terjadi suatu tekanan. Contoh tulang pendek adalah tulang-tulang telapak tangan dan telapak kaki. d. Tulang Tak Berbentuk (Tulang Tak Beraturtan) Dinamakan tulang tak beraturan karena bentuk tulang ini bermacam-macam dan sulit dideskripsikan. Tualng tak beraturan merupakan tulang yang telah berpasangan dan terdpat pada bidang sumbu tubuh. Contohya tulang belakang, tulang wajah dan tulang rahang. Fungsi tulang ini adalah sebagai pelindung, penyokong dan tempat perlekatan otot. e. Tulang Sesamoid Tulang sesamoid ( diambil dari bahasa Inggris sesame = biji wijen) adalah tulang kecil yang berbentuk seperti biji sejenis tumbuhan. Tulang ini terdpat di dalam tendon yang menghubungkan tulang ke otot. Fungsi tulang sesamoid adalah untuk menguarangi pergeseran tendon atau perubahan jalur tendon. Contoh tulang jenis ini adalah tulang temputung lutut (patela). D. Proses Pembentukan Tulang Rangka manusia terbentuk pada akhir bulan kedua atau awal bulan ketiga pada waktu perkembangan embrio. Pembentukan tulang terjadi segera setelah terbentuk tulang rawan (kartilago) yang dihasilkan dari sel-sel mesenkim. Sel-sel tulang terbentuk dari bagian dalam ke bagian luar. Urutan proses pembentukan tulang (osifikasi) sebagai berikut: a. Bagian dalam tulang rawan pada embrio berisi banyak osteoblas. b. Osteoblas membentuk osteosit. Osteosit tersusun melingkar membentuk sistem Havers. Di tengah sistem Havers terdapat saluran Havers yang mengandung banyak pembuluh darah dan serabut saraf. c. Osteosit mnyekresikan zat protein yang akan menjadi matriks tulang. Selanjutnya, osteosit akan mendapat tambahan senyawa kalsium dan fosfat yang akan membuat tulang mengeras. d. Selama terjadi osifikasi, bagian diantara epifisis dan diafisis membentuk cakra epifisis. Cakra epifisis berupa tulang rawan yang mengandung banyak osteoblas. e. Bagian cakra epifisis terus mengalami penulangan yang mengakibatkan tulang memanjang. f. Di bagian telah tulang pipa terdpat osteoklas yang merusak tulang. Akibatnya, tulang tersebut menjadi berongga dan terisi oleh sumsum tulang. E. Klasifikasi Tulang Skeleton manusia dapat dibedakan menjadi dua kelompok besar, yaitu skeleton aksial sumbu tubuh dan skeleton apendikular (anggota tubuh). Skeleton aksial adalah tulang-tulang yang menyusun sumbu utama tubuh manusia dari ujung kepala hingga ujung tulang ekor. Adapun skeleton apendikular adalah tulang-tulang yang menyusun alat gerak atas dan alat gerak bawah. Perhatikan gambar berikut: a. Skeleton Aksial Skeleton aksial terletak pada sumbu tubuh meliputi tulang tengkorak, tulang belakang, tulang dada dan tulang rusuk. 1. Tulang Tengkorak (Skull) Tulang tengkorak terdiri atas tulang pipih yang berjumlah 28 buah. Tulang-tulang pembentuk tengkorak dibedakan menjadi tengkorak wajah dan tempurung kepala. Tulang tempurung kepala terdiri atas tulang dahi, tulang kepala belakang, tulang ubun-ubun, tulang baji dan tulang pelipis. Adapun tulang tengkorak wajah terdiri atas tulang pipi, tulang hidung, tulang rahang atas, tulang rahang bawah, tulang air mata dan tulang langit-langit. Fungsi tulang tengkorak adalah melindungi otak, mata dan telinga bagian dalam. 2. Tulang Belakang (Vertebrae) Tulang belakang terdiri atas 26 buah ruas tulang. Tulang leher paling atas yang langsung berhubungan dengan tempurung kepala dinamakan tulang atlas. Tualng belakang dibedakan atas tulang leher, tulang punggung, tulang pinggang, tulang kelangkang dan tulang ekor. Tulang kelangkan merupakan fusi dari lima ruas tulang belakang, sedangkan tulang ekor merupakan fusi dari empat segmen terakhir tulang belakang. Fungsi tulang belakang adalah menagakkan tubuh dan tengkorak serta sebagai perlekatan tulang-tulang rusuk. Perhatikan gambar di bawah ini! 3. Tulang Rusuk dan Tulang Dada (Sternum) Tulang dada terdiri atas tiga bagian, yaitu bagian hulu, badan dan taju pedang. Sementara itu, tulang rusuk terdiri atas 12 pasang yang dapat dibedakan menjadi tiga macam, yaitu tulang rusuk sejati, tulang rusuk melayang dan tulang rusuk palsu. a. Tulang Rusuk Sejati Tulang rusuk sejati berjumlah tujuh pasang. Pada tulang rusuk sejati ujung depannya melekat pada tulang dada, sedangkan ujung belakangnya melekat pada ruas-ruas tulang belakang. b. Tulang Rusuk Palsu Tulang rusuk palsu berjumlah tiga pasang. Pada tulang rusuk palsu ujung depannya melekat pada tulang rusuk di atasnya, sedangkan ujung belakangnya melekat pada ruas-ruas tulang belakang. c. Tulang Rusuk Melayang Tulang rusuk melayang berjumlah dua pasang. Pada tulang rusuk melayang ujung depannya tidak melekat pada tulang manapun, sedangkan ujung belakangnya melekat pada ruas-ruas tulang belakang. Tulang dada dengan tulang rusuk dan tulang belakang secara bersama-sama berfungsi melindungi organ vital seperti jantung dan paru-paru. Perhatikan struktur tulang dada dan tulang rusuk pada gambar berikut! b. Skeleton Apendikular Skeleton apendikular terdiri atas 126 buah tulang yang meliputi tulang anggota gerak (tungkai), gelang bahu dan gelang panggul. Tulang-tulang tersebut merupakan tulang-tulang yang sangat fleksibel. Tungkai terdiri atas tungkai atasI (lengan) dan tungkai bawah (kaki). Tualng lengan dibagi menjadi tulang lengan atas(humerus) yang berhubungan dengan dua tulang pada lengan bawah, yaitu tulang pengumpil (radius) dan tulang hasta (ulna). Radius dan ulna berhubungan dengan 8 ruas tulang pergelangan tangan (karpal), 5 ruas tulang telapak tangan (metakarpal), dan 14 ruas tulang jari (falang). Terdapat tiga falang pada tiap jari, kecuali dua falang pada ibu jari. Bagian utama kaki terdiri atas tiga tulang, yaitu tulang paha (femur), tulang kering (tibia) dan tulang betis (fibula). Femur merupakan tulang terpanjang dan terkuat. Femur berhubungan dengan tibia dan fibula melalui tempurung lutut (patela). Adapun tibia dan fibula berhubungan dengan 7 ruas tulang pergelangan kaki (tarsal), 5 ruas tulang telapak kaki (metatarsal) dan 14 ruas tulang jari kaki (falang). Tibia yang panjang berfungsi menyokong berat tubuh, sedangkan fibula yang ramping membantu mengatur pergerakan pergelangan kaki. Tulang-tulang jari kaki yang lebih pendek dan gemuk daripada tulang-tulang jari tangan membantu kita seimbang berdiri di atas dua kaki. Tulang pergelangan kaki yang terbesar adalah tumit (kalkaneus). Gelang bahu (pektoral) yang terletak di pangkal humerus terdiri atas dua tulang selangka (klavikula) dan dua tulang belikat (skapula). Di kalivikula, tulang apendikular berhubungan dengan tulang aksialm yaitu sternum. Gelang panggul (pelvis) tersusun atas lima tulang, yaitu ilium, pubis, ischium, sakrum dan koksi, yang menyatu sehingga tampak seperti satu tulang. Ilium bergabung dengan sakrum pada dasar vertebrae. Tulang-tulang pelvis berfungsi melindungi organ-organ dalam yang lunak seperti usus atau uterus pada perempuan. Pelvis perempuan berbeda dengan pelvis laki-laki. Rongga pelvis perempuan lebih dangkal dan beruang dibandingkan rongga pelvis laki-laki. Hal tersebut memudahkan bayi melewati rongga pelvis pada saat proses persalinan. F. Hubungan Antartulang (Persendian atau Artikulasi) Tulang di dalam tubuh dapat berhubungan secara erat atau tidak erat. Hubungan antartulang disebut artikulasi. Agar artikulasi dapat bergerak, diperlukan struktur khusus yang disebut sendi. Terbentuknya sendi dimulai dari kartilago di daerah sendi. Mula-mula kertilago akan membesar lalu kedua ujungnya akan diliputi jaringan ikat. Kemudian kedua ujung kartilago membentuk sel-sel tulang, keduanya diselputin oleh selaput sendi (membran sinovial) yang liat dan menghasilkan minyak pelumas tulang yang disebut cairan sinovial. Di dalam sistem rangka manusia terdapat tiga jenis hubungan antartulang, yaitu sinartrosis, amfiartrosis dan diartrosis. a. Sinartrosis Sinartrosis adalah hubungan antartulang yang tidak memiliki celah sendi. Hubungan antartulang ini dihubungkan dengan erat oleh jaringan ikat yang kemudian menulang sehingga sama sekali tidak bisa digerakkan. Ada dua tipe utama sinartrosis, yaitu suture dan sinkondrosis. Suture adalah hubungan antartulang yang dihubungkan dengan jaringan ikat serabut padat, contohnya pada tengkorak. Sinkondrosis adalah hubungan antartulang yang dihubungkan oleh kartilago hialin, contohnya hubungan antara epifisis dan diafisis pada tulang dewasa. b. Amfiartrosis Amfiartrosis adalah sendi yang dihubungkan oleh kartilago sehingga memungkinkan untuk sedikit gerakan. Amfiartrosis dibagi menjadi dua, yaitu simfisis dan sindesmosis. Pada simfisis, sendi dihubungkan oleh kartilago serabut yang pipih, contohnya pada sendi antartulang belakang dan pada tulang kemaluan. Pada sindesmosis, sendi dihubungkan oleh jaringan ikat serabut dan ligamen. Contohnya sendi antara tulang betis dengan tulang kering. c. Diartrosis Diartrosis adalah hubungan antartulang yang kedua ujungnya tidak dihubungkan oleh jaringan sehingga tulang dapat digerakkan. Diartrosis disebut juga hubungan sinovial yang dicirikan oleh keleluasaannya dalam bergerak dan fleksibel. Sendi ada yang dapat bergerak ke satu arah dan ada pula yang dapat bergerak ke berbagai arah. Ciri-ciri diartrosis adalah sebagai berikut: 1. Permukaan sendi dibalut oleh selaput atau kapsul jaringan ikat fibrous (menyerabut). 2. Bagian dalam kapsul dibatasi oleh membran jaringan ikat yang disebut membran sinovial yang menghasilkan cairan sinovial untuk mengurangi gesekan. 3. Kapsul fibrousnya ada yang diperkuat oleh ligamen dan ada yang tidak. 4. Di dalam kapsul biasanya terdapat bantalan kartilago fibrosa. Hubungan antartulang yang bersifat diartrosis contohnya adalah sebagai berikut: 1. Sendi Engsel Pada sendi engsel, kedua ujung tulang berbentuk engsel dan berporos satu. Gerakannya hanya satu arah seperti gerakan engsel pintu. Misalnya, sendi pada siku, lutut, mata kaki dan ruas antarjari. 2. Sendi Putar Pada sendi putar, ujung tulang yang satu dapat mengitari ujung tulang yang lain. Bentuk seperti ini memungkinkan gerakan rotasi dengan satu poros, misalnya sendi antara tulang hasta dengan tulang pengumpil, dan sendi antara tulang atlas dengan tulang tengkorak. 3. Sendi Pelana atau Sela Pada sendi pelana, kedua ujung tulang membentuk sendi berbentuk pelana dan berporos dua, tetapi dapat bergerak lebih bebas, seperti gerakan orang naik kuda. Misalnya, sendi antar tulang telapak tangan dengan pergelangan tangan dan dengan ruas jari tangan. 4. Sendi Kondiloid atau Elipsoid Sendi kondiloid memungkinkan gerakan berporos dua dengan gerakan ke kiri dan ke kanan, ke depan dan ke belakang. Ujung tulang yang satu berbentuk oval dan masuk ke dalam suatu lekuk berbentuk elips. Misalnya sendi antara tulang pengumpil dan tulang pergelangan tangan. 5. Sendi Peluru Pada sendi peluru, kedua ujung tulang berbentuk lekuk dan bongkol. Bentuk ini memungkinkan gerakan bebas ke segala arah dan dapat berporos tiga. Misalnya sendi antara tulang gelang bahu dan lengan atas, dan antara tulang gelang panggul dan paha. 6. Sendi Luncur Pada sendi ini, kedua ujung tulang agak rata sehingga menimbulkan gerakan menggeser dan tidak berporos. Contohnya, sendi antartulang pergelangan tangan, antartulang pergelangan kaki, antartulang selangka, dan tulang belikat. G. Gangguan Pada Tulang dan Sendi a. Kekurangan vitamin D Vitamin D (kalsiferol) adalah vitamin yang diperlukan untuk penulangan pada tulang. Pada mamalia, vitamin dapat disintesis oleh tubuh melalui provitamin D dengan bantuan sinar ultraviolet. Kekurangan vitamin D dapat trjadi jika tubuh tidak menerima sinar matahari yang cukup. Kekurangan vitamin D pada anak-anak menyebabkan rakhitis, biasanya terlihat pada pertumbuhannya yang terganggu dan kaki berbentuk O atau X. Pada orang dewasa, kekurangan vitamin D dan zat kapur menyebabkan penyakit yang disebut osteomalasia. b. Kecelakaan Gangguan pada tulang dapat berupa: 1. Memar Gangguan ini merupakan sobeknya selaput sendi. Bila sobeknya selaput sendi diikuti oleh lepasnya ujung tulang dari sendi disebut urai sendi. 2. Fraktura Fraktura atau patah tulang dibedakan sebagai berikut: a) Patah tulang tertutup, bila tulang yang patah tidak merobek kulit. b) Patah tulang terbuka, bila tulang yang patah merobek kulit dan tulang mencuat keluar. c) Fisura, bila tulang hanya retak. c. Kebiasaan Sikap Tubuh yang Salah Kebiasaan posisi tubuh yang salah yang dilakukan dalam waktu yang lama dapat menyebabkan kelainan tulang lordosis, kifosis, dan skoliosis. 1. Lordosis Lordosis adalah kelainan pada tulang leher dan panggul yang terlalu membengkok ke depan. 2. Kifosis Kifosis adalah kelainan pada tulang punggung yang terlalu membengkok ke belakang. Kelainan ini dapat terjadi misalnya karena kebiasaan menulis yang terlalu membungkuk yang dilakukan selama bertahun-tahun. 3. Skoliosis Skoliosis adalah kelainan pada ruas-ruas tulang belakang yang membengkok ke samping. Skoliosis dapat terjadi jika seseorang sering membebani salah satu sisi tulang belakang, dan kebiasaan ini dilakukan selama bertahun-tahun. d. Nekrosa Nekrosa terjadi jika selaput tulang (periosteum) rusak sehingga bagian tulang tidak memperoleh makanan, lalu mati, dan mengering. e. Gangguan Persendian 1. Dislokasi Dislokasi disebabkan oleh bergesernya sendi dari kedudukan semula karena jaringan penggantungnya (ligamentum) sobek. 2. Ankilosis Ankilosis adalah suatu keadaan persendian yang tidak dapat digerakkan sehingga seolah-olah menyatu. 3. Terkilir Terkilir adalah tertariknya ligamentum ke posisi yang tidak sesuai, tetapi sendi tidak bergeser. Terkilir dapat terjadi karena gerakan tiba-tiba atau gerakan yang jarang dan sulit dilakukan. 4. Artritis Artritis adalah peradangan yang terjadi pada sendi. Artritis dapat dibedakan menjadi: a) Artritis Gout Gout terjadi karena adanya timbunan asam urat pada jari-jari tangan terutama pada sendi-sendi. Sebagai akibatnya ruas jari-jari membesar dan terasa sakit jika digerakkan. b) Osteoartritis Osteoartritis adalah menipisnya tulang rawan sehingga mengalami degenerasi. Akibatnya terjadi gangguan jika sendi digerakkan. c) Artritis Eksudatif Artritis eksudatif adalah terisinya rongga sendi oleh cairan yang disebut getah radang. Penyakit ini terjadi karena serangan kuman. d) Artritis Sika Artritis sika adalah berkurangnya minyak sendi yang menyebabkan rasa nyeri saat tulang digerakkan. f. Serangan Kuman pada Sendi 1. Infeksi gonorea dan sifilis dapat menyerang persendian sehingga sendi menjadi kaku. 2. Layuh sendi adalah keadaan tidak bertenaga pada sendi yang disebabkan karena layuhnya tulang akibat infeksi sifilis ketika bayi di dalam kandungan.

contoh soal ulangan semester geografi kelas XI

1. The maximum value of waste which can be through out is a standard of limitation value namely,... A. Natural standard B. Influent standard C. Optimum standard D. Stream standard E. Effluent standard 2. The important things in environmental conservation is,... A. Overcome effort B. Planning program C. Renewel D. Recovery E. Prevention 3. The following which is not one of ecological principle is,... A. Sustainability B. Harmony C. Destruction D. Interaction E. Diversity 4. An organization which responsible for environment problem is,... A. UNICEF B. UNISCO C. UNDP D. UNEP E. UNHCR 5. The focus of ecology as a science is,... A. Interrelation between biotic and abiotic component B. Interaction between biotic and abiotic component C. Interdependency between biotic and abiotic component D. Interconnection between biotic and abiotic component E. Interpretation between biotic and abiotic component 6. Metal resources can be differed into honourable, basic metal, radioctive, and light metal. The following which belongs to honourable type is,... A. Platinum B. Iron C. Zinc D. Aluminium E. Cooper 7. Natural resources from plant wich high hydrocarbon is,... A. Biodiesel B. Biomassa C. Biogen D. Bioethanol E. Bioenergy 8. Forest can be recognized as balancing of envirommnental quality. Based on that, one of the function of forest is ,... A. Guardian function B. Production C. Main function D. Conservation E. Hydrologis 9. One of agricultural system in Indonesia is plantation. It means,... A. Cultivate plant in peneplain B. Cultivate seasonal foodplant C. Cultivation without land preparation D. Cultivate plant in dry land E. Land cultivation regularly 10. The process of interaction between man and environment form,... A. Living environment B. Artificial environment C. Social environment D. Natural environment E. Annatural environment 11. Natural resources is divided into renewable and unrenewable resources. Renewable resources is,... A. Natural resources that can be recovered in long time B. Natural resources that can be recovered after exhausted C. Natural resources that limited in amount we have to explore that D. Natural resources that can be recovered in short time E. Natural resources that can be recovered at all 12. Environment has two components, they are,.... A. Natural and non-natural B. Biotic and abiotic C. Biotic and physic D. Physic and non-physic E. Biotic and natural 13. Upaya pelestarian lingkungan dengan memperhatikan manfaat yang dapat diperoleh pada saat ini dan tetap mempertahankan keberadaan setiap komponen lingkungan disebut,.. A. Rehabilitasi B. Reklamasi C. Reboisasi D. Degradasi E. Konservasi 14. Berikut ini yang termasuk pengendalian erosi secara mekanik adalah A. Penanaman tanaman penutup lahan B. Penanaman tanaman menurut garis kontur C. Penanaman tanaman dalam larikan D. Pembuatan sengkedan E. Penanaman tanaman secara bergilir 15. Daerah yang menjadi tempat tumbuh hutan mangrove adalah,… A. Lereng pegunungan B. Pantai berlumpur C. Dataran tinggi D. Dataran rendah E. Perbukitan 16. Pencemaran udara dapat dikurangi antara lain dengan ,.. A. Membakar sampah yang menumpuk B. Memasang penyaring pada cerobong asap pabrik C. Tetap menggunakan minyak sebagai bahan bakar D. Mengurangi pohon-pohon disepanjang jalan E. Tidak membatasi penggunaan mobil 17. Sumber daya alam adalah suatu kekayaan alam yang berasal dari bumi dan dapat dimanfaatkan untuk,.. A. Dikonsumsi langsung B. Menjadi bahan baku C. Memenuhi kebutuhan hidup manusia D. Mencegah bahaya kekeringan E. Ketahanan penduduk 18. Berubahnya bakal minyak yang terdapat pada batuan induk dari bentuk padat menjadi bentuk cair pada proses terbentuknya minyak bumi, dipengaruhi oleh,.. A. Temperatur dan kelembaban B. Kondisi batuan C. Temperatur dan tekanan D. Kondisi tanah E. Kelembaban dan tekanan 19. Kawasan yang ditetapkan sebagai tempat untuk melindungi tumbuhan dan lingkungannya agar dapat tumbuh secara alami disebut,.. A. Suaka marga satwa B. Cagar buatan C. Manusia dan alam D. Cagar alam E. Taman mini 20. Kegiatan yang dilakukan untuk mengetahui sumber daya alam yang terkandung di dalam lapisan bumi disebut…. A. Reboisasi B. Konservasi C. Rehabilitasi D. Eksploitasi E. Eksplorasi 21. Tumbuhan kaktus dapat hidup di wilayah gurun yang gersang dan kekurangan air karena mampu mengatasi hambatan penyebaran yang berupa faktor …. A. Makanan B. Seleksi alam C. Kondisi fisik muka bumi D. Iklim E. Adaptasi 22. Para petani dianjurkan mengadakan rotasi tanaman dilahan pertanian. Hal ini bertujuan untuk.. A. Mempertahankan kesuburan tanah B. Meningkatkan mutu produksi C. Mengefisienkan penggunaan tanah D. Mempertinggi produktifitas tanah E. Mempertahankan intensifikasi tanah 23. Jenis barang tambang di Indonesia: 1. Minyak bumi 2. Bijih besi 3. Batu bara 4. Bauksit 5. Gas alam 6. Nikel Dari tabel di atas, yang tergolong bahan tambang sumber energi tercantum pada nomor... A. 1, 3, 4 B. 1, 4, 5 C. 2, 5, 6 D. 1, 3, 5 E. 2, 3, 5 24. Berdasarkan peta di sanping daerah yang ditunjukkan panah adalah daerah penghasil .... A. Emas dan perak. B. Batu bara dan bauksit. C. Emas dan tembaga. D. Timah dan bijih besi. E. Minyak dan gas alam. 25. Perhatikan Peta Indonesia di bawah ini ! Garis yang ditunjukkan oleh huruf B pada gambar di atas adalah garis… A. Ekuator B. Weber C. Wallace D. Lintang E. Bujur 26. Batu bara minyak bumi bahan radioaktif, tembaga, aluminium dan timah putih termasuk bahan galian…. A. Golongan A B. Golongan B C. Golongan C D. Golongan A dan B E. Golongan B dan C 27. Jenis-jenis peta sbb: 1. Peta jaringan jalan. 5. peta topografi. 2. Peta permukiman penduduk. 6. Peta curah hujan. 3. Peta penyebaran sumber daya alam. 7. Peta jenis tanah. 4. Peta geologi. Jenis-jenis peta yang diperlukan untuk kepentingan pertanian adalah .... A. 1, 2, dan 3. B. 2, 3, dan 4. C. 3, 4, dan 5. D. 4, 5, dan 6. E. 5, 6, dan 7. 28. Beberapa pernyataan sbb.: 1. Areal hutan di dunia semakin menyusut. 2. Gas rumah kaca semakin bertambah. 3. Banyak erupsi gunung api. 4. Limbah rumah tangga, industri dan emisi gas buangan kendaraan terus bertambah. 5. Suhu atmosfer bumi semakin meningkat. 6. Tinggi permukan air laut terus bertambah. 7. Banjir semakin meluas dan semakin tinggi. 8. Tenaga badai dan tornado semakin bertambah kuat. Efek dari pemanasan global ditunjukkan oleh angka .... A. 1, 2, 3, dan 4. B. 2, 3, 4, dan 5. C. 3, 4, 5, dan 6. D. 4, 5, 6, dan 7. E. 5, 6, 7, dan 8. 29. Faktor yang dapat mendorong para petani untuk merubah pola tanam dalam pertanian adalah. A. Kondisi cuaca yang sulit untuk dapat diprediksi. B. Disebabkan pemanasan global. C. Mewabahnya hama dan penyakit. D. Fenomena terjadinya pergeseran musim. E. Cuaca yang ekstrim. 30 Penebangan liar (illegal logging) di kawasan hutan Kalimantan telah mengancam kelangsungan hidup orang utan, upaya yang dilakukan pemerintah adalah dengan pencegahan (preventif) yaitu kecuali,.. A. Operasi besar-besaran terhadap praktik penebangan liar B. Peningkatan kesepakatan para penjaga hutan C. Penyediaan sarana pendukung, alat komonikasi untuk menjaga hutan D. Peningkatan dana operasi E. Mengadakan penyuluhan terhadap masyarakat sekitar 31. Di bawah ini yang di maksud pertanian monokultur yaitu…. A. Pola tanam dua kali panen B. Pola tanam tadah hujan C. Pola tanam seragam D. Pola tanam tumpangsari E. Pola tanam tiga kali panen 32. Sekitar 80% pencemaran udara di Kota Jakarta disebabkan oleh,.. A. Emisi gas buang kendaraan bermotor B. Limbah sungai C. Sektor industri D. Sampah penduduk E. Permukiman penduduk 33. Hutan hujan disebut sebagai ”paru-paru dunia” karena,... A. Berfungsi membersihkan udara B. Sebagai tempat hidup berbagai macam fauna C. Menghasilkan kayu untuk memenuhi kebutuhan manusia D. Pohon-pohonnya hijau sepanjang tahun E. Mengambil oksigen dari udara dan menggantinya dengan karbon dioksida 34. Beberapa persyaratan sebagai berikut: 1. Menghargai unsur hayati yang spesifik. 2. Menjamin pemenuhan kebutuhan hidup saat ini. 3. Menggunakan pendekatan parsial. 4. Menjamin pemerataan dan keadilan. 5. Menghargai keanekaragaman hayati. 6. Menggunakan pendekatan integratif. 7. Menggunakan pandangan jangka panjang. 8. Menggunakan teknologi baik tradisional maupun modern. Ciri-ciri pembangunan yang berwawasan lingkungan adalah .... A. 1, 2, 3, dan 4. B. 2, 3, 4, dan 5. C. 3, 4, 5, dan 6. D. 4, 5, 6, dan 7. E. 5, 6, 7, dan 8. 35. Beberapa tindakan sebagai berikut: 1. Memanfaakan sumber daya secara maksimal sampai mencukupi seluruh kebutuhan. 2. Menambah areal pertanian dan perkebunan dengan cara membakar hutan. 3. Menstabilkan populasi bumi baik di darat maupun di laut. 4. Melanjutkan dan mengamankan penggunaan sumber daya. 5. Menggunakan sumber daya secara efisien dan tidak membahayakan biosfer. 6. Menerapkan teknologi maju untuk mendukung pengelolaan lingkungan. 7. Pembangunan industri dan perumahan di daerah persawahan. 8. Mengalihfungsikan hutan untuk pertanian, perkebunan, dan perumahan. Contoh-contoh tindakan yang mencerminkan pembangunan berkelanjutan nomor .... A. 1, 2, 3, dan 4. B. 2, 3, 4, dan 5. C. 3, 4, 5, dan 6. D. 4, 5, 6, dan 7. E. 5, 6, 7, dan 8. 36. Minyak bumi berasal dari mikroplankton yang terdapat didanau-danau, teluk-teluk, rawa-rawa dan laut dangkal. Sesudah mati mikroplakton berjatuhan dan mengendap di dasar laut kemudian bercampur dengan lumpur yang dinamakan,.. A. Lumpur supropelium B. Lumpur hydrotermal C. Lumpur apofisa D. Umur panas E. Lumpur metamorposis 37. Di Kalimantan selatan merupakan tempat pendulangan intan sekaligus penggosokan intan yang dilakukan secara tradisional terdapat di daerah,... A. Kep. Binggai B. Bulungan C. Mertapura D. Singkerak E. Singkep 38. Manfaat Hutan: 1. Melestarikan hewan dan tumbuhan langka 2. Mencegah kerusakan tanah dari bahaya erosi 3. Sebagai penghasil kayu 4. Memelihara kesuburan tanah 5. Sebagai tempat rekreasi 6. Mengatur tata air Dari pernyataan diatas, yang termasuk manfaat hutan lindung adalah,... A. 1, 2, dan 4 B. 3, 5, dan 6 C. 2, 4, dan 6 D. 1, 3, dan 5 E. 1, 3, dan 4 39. Sumber daya alam yang ketersediaannya tidak akan habis dan dapat dibudidayakan dalam waktu yang tidak terlalu lama disebut …. A. Unrenewable product B. Unrenewable resources C. Renewable product D. Renewable resources E. Product resources 40. Mengurangi penggunaan pupuk buatan yang berlebihan dan membudidayakan pupuk kandang atau pupuk organik untuk mengembalikan kesuburan adalah salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam pengelolaan sumber daya …. A. Air B. Barang tambang C. Tanah D. Hutan E. Udara